Pilih Krim yang Tepat untuk Kulit di Sekitar Mata

Kesehatan | Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:29 WIB

Pilih Krim yang Tepat untuk Kulit di Sekitar Mata
Ilustarsi: Kelopak mata (foto/int)

RIAUPOS.CO - Kerutan, kantong, dan lingkaran hitam akan terbentuk di mata, cepat atau lambat seiring bertambahnya usia. Mengetahui panduan dalam memilih dan menggunakan krim mata bisa membantu memperlambat penuaan kulit di sekitar mata secara optimal.

Kulit di sekitar mata mengalami penuaan lebih cepat

Seperti dikatakan oleh dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, kulit di sekitar mata dikelilingi kulit yang halus, tipis, dan sensitif. Kelopak mata yang aktif berkedip pun berkontribusi pada munculnya penuaan di mata lebih cepat.

“Karena kelopak mata aktif berkedip, area itu lebih cepat mengalami penuaan dibandingkan dengan bagian kulit lainnya di wajah. Untuk menghambat tanda-tanda penuaan di mata, gunakan krim mata secara rutin,” kata dr. Theresia.

Proses penuaan kulit di sekitar mata yang lebih cepat juga dipengaruhi oleh kelenjar minyak. Produksi sebum atau kelenjar minyak juga ikut berkurang seiring bertambahnya usia.

“Alhasil, kulit jadi lebih kering, sehingga mudah keriput atau kendur. Krim mata juga bisa mengatasi masalah ini. Krim mata memiliki kandungan minyak lebih banyak, sehingga area kulit di sekitar mata lebih lembap dan mencegah munculnya keriput atau garis-garis halus,” lanjut dr. Theresia.

Tidak lancarnya aliran pembuluh darah di bawah mata juga bisa mengakibatkan munculnya lingkaran hitam dan bengkak pada mata. Kata dr. Theresia, masalah tersebut juga bisa dikurangi atau kemunculannya diperlambat dengan penggunaan krim mata secara teratur.

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih krim mata


Krim mata yang Anda pakai bisa membuat perbedaan, selama Anda memilih produk yang tepat dan menggunakannya dengan benar. Dirangkum dari berbagai sumber, beberapa hal di bawah ini bisa menjadi panduan Anda jika ingin membeli krim mata.

Ada beberapa kandungan yang menawarkan manfaat spesifik untuk kulit sekitar mata, yaitu:

Antioksidan, karena dapat melindungi kulit dari kerusakan sel. Antioksidan menangkal keriput dan kusam akibat penuaan. Antioksidan juga dapat mencerahkan kulit di sekitar mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut akibat faktor lingkungan.

Cari krim mata yang mengandung: vitamin C, vitamin E, dan ferulic acid.
Hyaluronic acid atau ceramides, keduanya mampu melembapkan kulit dengan cara memerangkap air, membantu melembutkan area sekitar yang keriput.

Retinol yang merupakan bentuk dari vitamin A ini menstimulasi kolagen untuk memproduksi dan mencegah garis-garis halus dan kerutan di sekitar mata. Peptides direkomendasikan untuk mengatasi kantong mata plus kulit kendur. Bahan antipenuaan ini meningkatkan produksi kolagen dan elastin untuk mengencangkan kulit yang kendur.

Niacinamide atau kojic acid. Kedua bahan tersebut bisa membantu menyamarkan lingkaran gelap di bawah mata. Cara kerjanya adalah dengan memperlambat sel-sel penghasil pigmen. Meski demikian, jika lingkaran hitam di bawah mata disebabkan karena kurang tidur, solusinya adalah tidur siang dan perbaiki kualitas tidur.

Untuk hasil optimal, krim mata harus dipakai secara konsisten dan dalam jangka waktu lama. Umumnya, butuh waktu sekitar 3-4 bulan untuk bisa mulai melihat hasilnya.

Tak perlu membeli krim mata yang harganya selangit, karena harga mahal tak selalu lebih baik. Ada banyak krim mata dengan harga terjangkau yang di dalamnya mengandung bahan aktif atau kandungan yang mata Anda butuhkan.

Hindari produk yang terlalu wangi atau berbau tajam, karena dapat mengiritasi kulit di sekitar mata yang lebih tipis. Iritasi dapat menyebabkan kekeringan, lalu berpotensi menyebabkan kerusakan lebih luas, misalnya kerutan.

Sumber: jpnn.com
editor: deslina





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU