Empat Tim Buru Pembakar Rumah Wartawan di NAD

Sumatera | Kamis, 08 Agustus 2019 - 10:56 WIB

KUTACANE (RIAUPOS.CO) -- Kepolisian Resor Aceh Tenggara bentuk empat tim demi mengejar dan menuntaskan penyelidikan kasus dugaan pembakaran rumah wartawan serta percobaan pembakaran Kantor PWI Aceh Tenggara.

"Kita terus berupaya mengungkap siapa di balik pelaku teror yang membakar rumah dan kantor PWI. Bahkan kita juga telah membentuk empat tim, terdiri dari Polsek Lawe Sigala, Tim dari Polres juga di-backup Tim khusus Subdit 3 Polda Aceh serta di bantu tim Forensik Mabes Polri wilayah Polda Sumatra Utara," kata Kapolres AKBP Rahmad Har Deny Eko Saputro, Rabu (7/8).

Bahkan untuk pengungkapan kasus terbakarnya rumah wartawan Asnawi, pihaknya telah memeriksa sembilan saksi, termasuk istri korban diketahui Lisnawati.

Sementara penyelidikan kasus kantor PWI, kepolisian baru memeriksa satu orang saksi serta menyita satu unit handphone diketahui milik penjaga kantor PWI setempat. "Sejauh ini hasilnya belum mengarah ke  pelaku. Untuk lebih mendalami ini kita tunggu hasil forensik dari Pihak Polda Sumut," Terang Kapolres AKBP Hardeny di ruang kerjanya.

Meskipun kejadian ini sudah berlalu sepekan terakhir namun pihaknya mengakui sejauh ini belum ada kendala terkait pengungkapan kasus tersebut.

Bahkan kesemua tim  terus berupaya mengumpulkan bukti-bukti di lapangan mencari fakta terkait kejadian teror tersebut. Sementara upaya lain pihaknya sangat memgaharapkan informasi dari masyarakat. (val/min)

Editor: Arif Oktafian





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook