Golkar dan PKB Incar Kursi Ketua MPR

Politik | Sabtu, 03 Agustus 2019 - 10:37 WIB

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Partai Golkar semakin serius mengincar kursi ketua MPR RI. Partai beringin sudah menyampaikan keinginan itu kepada Presiden Jokowi. Komunikasi dengan partai koalisi pendukung pemerintah pun terus dilakukan, agar jabatan strategis itu bisa diberikan kepada Golkar. Senada, juga demikian denggan partai yang dipimpin Cak Imin, PKB.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, sikap Partai Golkar tidak berubah terkait posisi ketua MPR. Partainyalah yang paling layak menduduki jabatan tersebut, karena Golkar merupakan peraih kursi terbanyak kedua setelah PDI Perjuangan (PDIP). Jika partai banteng menjadi ketua DPR, maka kursi ketua MPR seharusnya diserahkan kepada Golkar.

"Pengisian jabatan ketua MPR bisa mengacu kepada sistem proporsional. Yaitu, sesuai dengan perolehan kursi di parlemen. Dengan perolehan suara nomor dua, maka Golkar sudah sepantasnya mengisi jabatan yang sekarang menjadi incaran partai. Baik dari partai koalisi Jokowi, maupun partai pendukung Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019," ujar Ace.

Menurutnya, Golkar sangat serius menginginkan jabatan dimaksud. Sebagai bentuk keseriusan, partainya sudah menyampaikan langsung kepada Presiden Jokowi. "Kami sampaikan ke Pak Jokowi ketika bertemu beliau," ungkap dia.

Ia yakin Jokowi akan mendukung langkah Golkar tersebut. Selain kepada Jokowi, partainya juga sudah menyampaikan keinginan Golkar kepada partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Beberapa kali keinginan itu disampaikan, termasuk pertemuan dengan Partai Nasdem, PPP, dan PKB di kantor DPP Partai Nasdem 22 Juli lalu. "Pak Airlangga menyampaikan secara langsung," ungkapnya.

Menurutnya KIK memahami maksud dan alasan yang disampaikan Golkar. Ace mengatakan, respon dari partai koalisi sangat baik. Tentu, komunikasi terkait pengisian ketua MPR harus terus dilakukan, terutama dengan partai sesama koalisi pendukung Jokowi.

Anggota DPR RI itu berharap, partai koalisi bisa menyetujui dan mendukung langkah Golkar untuk memimpin MPR pada periode 2019-2024. Dia yakin keinginan Partai Golkar akan tercapai. Pihaknya akan membangun komunikasi dengan baik bersama partai koalisi.

Sementara itu, PKB juga masih kukuh dengan keinginannya menjadi ketua MPR. Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan, keputusan partainya tidak berubah. Yaitu mengusulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai ketua MPR mendatang.

"Cak Imin mempunyai pengalaman panjang, baik di legislatif maupun eksekutif. Beliau sangat layak menjabat ketua MPR," tutur dia.

Pihaknya juga akan terus menjalin komunikasi dengan KIK. Partai koalisi akan memperkuat kebersamaan. Karena lanjutnya masih ada waktu untuk membahas pengisian jabatan penting di parlemen itu.

"Beri waktu kepada para ketua umum partai KIK untuk bermusyawarah," ungkap dia.(lum/jpg) 

Laporan: JPG
Editor: Arif Oktafian





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU