BULUTANGKIS INDONESIA OPEN

Lolos ke Semifinal, Minions Ditunggu "Tiang Listrik" Cina

Olahraga | Sabtu, 20 Juli 2019 - 00:17 WIB

Lolos ke Semifinal, Minions Ditunggu "Tiang Listrik" Cina
Pertemuan antara Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya vs Li Junhui/Liu Yuchen di berbagai turnamen sering diwarnai saling ledek. Di Indonesia Open 2019 ini keduanya bertemu lagi di semifinal. (JAWAPOS.COM)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ganda putra peringkat satu dunia Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya, karib disebut Minions, menyabet tiket semifinal Blibli Indonesia Open 2019. Dalam laga perempatfinal di lapangan utama Istora GBK Jakarta, Jumat (19/7), duet Jakarta/Banyuwangi itu menghajar ganda  baru Cina, Ou Xuan Yi/Zhang Nan 21-12, 21-16.

Minions tampak tak menemui banyak kesulitan. Ou/Zhang  yang baru dipasangkan. baru. Marcus/Kevin tak mudah ditembus. Kemenangan dua set langsung dengan angka yang njomplang itu memperlihatkan kualitas keduanya.

"Kami bermain cukup baik dan bisa mengontrol permainan. Sebenarnya lawan bermain sangat baik juga, mereka punya kecepatan, tenaga dan serangan yang bagus. Namun, kami sedikit lebih siap dari mereka," kata Kevin dalam konferensi pers setelah pertandingan.

"Di game kedua, lawan lebih berani, lebih safe. Mungkin di game pertama mereka masih gugup," tambahnya.

"Menurut saya, karena mereka pasangan baru, Ou masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Mungkin masih banyak gugupnya," kata Marcus menimpali.

Di babak semifinal, Marcus/Kevin akan bertemu dengan ganda Cina lainnya peringkat dua dunai, Li Junhui/Liu Yuchen. Minions tercatat sudah delapan kali menang dan dua kali kalah dari duet yang dikenal juga dengan sebutan duo Tiang Listrik ini.

Kevin menuturkan bahwa rekor pertemuan tidak terlalu berpengaruh dalam pertandingan karena di lapangan, semua dimulai dari 0-0.

"Kami sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan lawan. Setiap ketemu mereka selalu ramai, menang atau kalah, permainannya tidak pernah mudah. Kami harus siap kasih yang terbaik untuk besok," kata Kevin.

Sedangkan Marcus mengatakan akan siap mengantisipasi serangan dan tenaga kuat yang dimiliki Li/Liu. Postur Li (195 cm) dan Liu (193 cm) yang tinggi membuat mereka unggul di bola-bola atas. 

"Iya mulai 0-0. Kami harus lebih siap lawan mereka, terutama serangan," ujar Marcus. (bi/dk)

Sumber: JPNN.com
Editor: Fopin A Sinaga




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook