Banjir vs Sampah

Pekanbaru | Jumat, 21 Juni 2019 - 13:58 WIB

Banjir vs Sampah

(RIAUPOS.CO) -- Anwar (bukan nama sebenarnya) seorang jurnalis di salah satu media lokal di Pekanbaru. Seperti biasa, setiap ada kejadian menarik di masyarakat, ia turun ke lapangan untuk meliput beritanya.

Nah, baru-baru ini, Kota Pekanbaru dilanda banjir akibat intensitas hujan lebat hampir seharian melanda. Anwar mendapat perintah kantor untuk meliput di daerah Kecamatan Payung Sekaki.

Saat berkeliling, Anwar menemukan beberapa rumah terendam banjir. Lokasinya berdekatan dengan aliran anak sungai. Melihat itu, Anwar mencoba menghampiri rumah warga tersebut untuk mendapat keterangan mengenai banjir.

“Iya, kalau hujan satu sampai dua jam pasti banjir gini. Buat gatal-gatal ini, kalau bisa pemerintah atasi masalah ini. Biar tidak banjir terus,” keluh salah seorang warga.

Usai berbincang dengan warga itu. Anwar akhirnya berpamitan dari rumah warga yang terendam banjir hampir selutut orang dewasa itu untuk liputan di lokasi lainnya.

Baru keluar dari depan pintu. Tiba-tiba warga tersebut melempar bungkusan sampah di dalam plastik ke air yang mengenang di depan rumahnya.

“Lah.. kok dibuang ke situ sampahnya, Bu?” tanya Anwar heran.

“Sekalian, biar sekalian kebawa air,” terang warga tersebut dengan santai.

Mendengar itu, Anwar pun bingung, sebab, warga baru saja mengeluhkan pasal banjir. Tetapi, malah seenaknya membuang sampah sembarangan.

“Alamak... Gimana masalah banjir bisa terselesaikan, kalau kayak gini,” ucapnya.(*1)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook