Kader Golkar yang Mau Munas Ingat Aturan AD/ART

Politik | Senin, 17 Juni 2019 - 22:56 WIB

Kader Golkar yang Mau Munas Ingat Aturan AD/ART
Ketua DPP PG Ace Hasan Syadzily.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG) mendesak Musyawarah Nasional (Munas) untuk pergantian ketua umum dipercepat. Padahal, sesuai amanat Munas Luar Biasa (Munaslub) 2017 dan anggaran dasar / anggaran rumah tangga (AD/ART), partai berlambang pohon beringin itu baru akan menggelar Munas Desember 2019 nanti.

Ketua DPP PG Ace Hasan Syadzily meminta kader muda beringin untuk bersabar. Ace mengatakan desakan BPPG itu tidak masalah. Setiap kader, ujar dia, punya hak untuk menyampaikan aspirasi mereka. Termasuk untuk meminta percepatan Munas.

Hanya saja, Ace mengingatkan partai juga punya aturan. Dia menegaskan silakan ikuti aturan dan AD/ART partai, termasuk jika ingin mendesak percepatan Munas. ’’Ingat bahwa di internal partai itu ada aturan yang harus disepakati bersama,’’ ujar Ace di gedung DPR, Jakarta, Senin (18/6/2019).

Ace mengatakan, siapa pun kader beringin berhak mengajukan calonnya sebagai ketua umum partai yang identik dengan warna kuning itu. ’’Tentu harus dalam mekanisme, disepakati dalam AD/ART,’’ jelas Ace.

Wakil ketua Komisi VIII DPR itu menjelaskan PG merupakan partai yang terbuka dan demokratis. Karena itu, dia mempersilakan pada saatnya nanti mengusulkan nama calon ketum. ’’Jadi pada saatnya silakan pada forum Munas pada akhir Desember mereka nanti mengusulkan,’’ ungkap Ace.

Hanya saja, Ace menegaskan bahwa sejauh ini masih banyak pengurus PG termasuk di daerah yang tetap menginginkan Airlangga Hartarto menjadi ketua umum partainya.  ’’Tetapi kita tahu bahwa daerah sejauh ini masih banyak yang menginginkan Pak Airlangga untuk melanjutkan (posisi) ketua umum kembali,’’ ujarnya.(boy)

Sumber: JPNN.com
Editor: Fopin A Sinaga




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook