Lima Pedagang Korban Rusuh 21 dan 22 Mei Disantuni Kementerian Sosial

Nasional | Senin, 27 Mei 2019 - 18:56 WIB

Lima Pedagang Korban Rusuh 21 dan 22 Mei Disantuni Kementerian Sosial
Korban rusuh 21 dan 22 Mei 2019 yang mendapat santunan dari Kementerian Sosial, Senin (27/5/2019). (Deri/Indopos

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita, memberikan santunan kepada lima pedagang korban kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019. Santunan diberikan masing-masing Rp 5 juta buat para pedagang. Selain itu juga diberikan bantuannya sembako.

’’Pada 21 dan 22 Mei 2019, telah terjadi apa yang kita sebut bencana sosial, akibat kerusuhan yang terjadi di beberapa tempat di DKI Jakarta. Yang tidak hanya menimbulkan ada yang meninggal dunia. Tapi ada juga kerugian material. Khususnya yang usahanya terganggu. Terkena dampak kerusuhan,’’ ujar Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita, saat memberikan santunan di Kantornya, Senin (27/5/2019).

Adapun lima orang pedagang tersebut kios-kios mereka rusak akibat kerusuhan. Akibat bencana sosial. Mereka adalah Ismail, yang mempunyai kios di jalan Wahid Hasyim, dagangannya dibakar. Kemudian Usman, dagangannya di Jalan Wahid Hasyim juga dijarah dan dibakar. Demikian juga dengan Rajak dagangannya dijarah. Kemudian Rini, pedagang kelontong di Petamburah, usahanya dijarah. Serta Abu Bakar, penjual nasi di Tanah Abang, warungnya dijarah dan dihancurkan.

’’Kami dari pemerintah menyampaikan keprihatinan apa yang dialami mereka yang jadi korban bencana sosial. Bantuan ini bisa digunakan untuk jadi modal usaha kembali,’’ ujar Agus.

Dalam melakukan asesmen, pihaknya dibantu dari Dinas Sosial DKI, dan pelopor perdamaian dari Tagana. ’’Kami melakukan penyisiran dan pendataan di lokasi-lokasi kerusuhan tersebut. Kami mendapat rekomendasi, agar memberikan bantuan, khususnya yang kiosnya di rusak. Kita ada program-program usaha ekonomi produktif. Bantuan sebesar Rp5 juta per orang,’’ katanya.

Bantuan usaha ekonomi produktif, biasanya Rp2 juta ke penerima manfaat. Tapi untuk korban bencana sosial, kami berikan sesuai maksimum Rp5 juta. Selain itu, juga kami siapkan bantuan sembako,’’ katanya. Sementara itu, Ismail pedagang korban kerusuhan 22 Mei, mengaku terharu mendapat bantuan tersebut. ’’Saya senang sekali. Bantuan ini bisa jadi modal untuk buka usaha lagi,’’ katanya.(dai)

Sumber: Indopos.co.id
Editor: Fopin A Sinaga




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook