WIRANTO SEBUT TAK SEGAN LAKUKAN TINDAKAN

Keras... Kalau Tokoh Melanggar Hukum, Tangkap!

Nasional | Selasa, 21 Mei 2019 - 22:51 WIB

Keras... Kalau Tokoh Melanggar Hukum, Tangkap!
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Wiranto.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ancaman penangkapan secara tegas  terhadap tokoh-tokoh yang melanggar hukum  sepertinya tidak sekadar ancaman. Hal itu terlihat dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Wiranto. Mantan Panglima ABRI itu menyebutkan akan terus menangkap para tokoh yang terindikasi melanggar hukum.

Pernyataan itu disampaikannya mengingat ada beberapa tokoh yang ditangkap aparat keamanan. Pihaknya mengaku akan terus mengamankan dan menangkap para tokoh yang melanggar hukum.

’’Aparat penegak hukum akan tetap konsisten bersikap tegas tanpa pandang bulu, untuk menindak siapapun yang nyata-nyata melanggar hukum,’’ ucap Wiranto kepada awak media di ruang media center Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) sore.

Para tokoh tersebut di antaranya yakni Kivlan Zen, Eggi Sudjana, Lieus Sungkharisma, Amien Rais dan Mayjen TNI Purn Soenarko. ’’Satu hal tentang adanya penangkapan para tokoh-tokoh. Sekali sudah mulai diperiksa terkait sebagai saksi dan tersangka Pak Kivlan sudah tersangka, Pak Eggi Sudjana juga sudah kemudian Lieus Sungkharisma, Pak Amien Rais juga menjadi saksi belum hadir,’’ papar Wiranto.

’’Kemudian juga yang terakhir Pak Mayjen Soenarko, sudah dipanggil sudah diperiksa dan sudah menjadi tersangka dan ditahan di rumah tahanan Pom Guntur dengan tuduhan memiliki dan menguasai senjata api ilegal. Seperti ini tidak diizinkan dan tidak boleh dan itu ada hukumnya jadi enggak mengada-ada, menjaga keamanan nasional dengan tindakan tegas seperti itu,’’ lanjutnya.

Menurutnya, penangkapan terhadap para tokoh tersebut bukanlah tindakan sewenang-wenang dari pemerintah. ’’Ini saya sampaikan bukan tindakan sewenang-wenang dari pemerintah bukan, tetapi kita lakukan demi tegaknya hukum yang menyangkut keamanan nasional,’’ tegas Wiranto.

’’Justru kita lakukan karena kita ingin negeri kita tetap aman, masyarakat tetap tentram tidak terganggu dengan tindakan-tindakan yang melanggar hukum seperti ini,’’ katanya.

(wil/rmol)

Sumber: Pojoksatu
Editor: Fopin A Sinaga



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook