Harga Telur dan Gula Masih Tinggi

Ekonomi-Bisnis | Rabu, 15 Mei 2019 - 12:54 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) -- Harga keperluan pokok di saat bulan puasa cenderung naik meski perlahan. Sudah sepekan puasa harga telur dan gula pun masih naik. Begitu disampaikan penjual bernama Nina di Pasar Limapuluh, Jalan Tanjung Datuk, Selasa (14/5).

Menurutnya, harga telur maupun gula perlahan naik sebelum puasa. Hingga saat ini harga terus naik, meski perlahan. 

“Untuk telur jumbo, jika 10 butir kini harga mencapai Rp16 ribu dari yang semula Rp14 ribu. Sementara untuk harga telur biasa, 10 butir kini sudah Rp13 ribu,” ucapnya.

Sementara untuk satu papan yang biasa maupun jumbo dari Rp40 ribu jadi Rp43 ribu. Setiap sekali sepekan barang yang dibeli dari grosir baru habis. Terkadang masih ada yang tersisa, sehingga penjualan hanya berputar-putar di situ saja.

“Tak hanya itu, harga gula pun naik. Jika awalnya gula isi 50 kg Rp535 ribu, kini naik menjadi Rp595 ribu beli di grosir. Sehingga kalau menjual perkilo Rp12 ribu dan sekarang jadi Rp13 ribu,” jelasnya.

Lebih lanjut, untungnya untuk gula, sudah ada yang langganan. Pembuat roti, katanya. “Biasanya pembuat roti membeli 2 kg sampai 4 kg gula. Namun, hari ini belum ada beli. Mungkin karena roti yang dibuatnya masih ada,” ucapnya.

Meski sudah mempunyai langganan gula, terkadang ada tambahan dari pembeli lain, dengan membeli setengah kg. “Kami jualan bukan harus ada, namun barang harus bagus sehingga tidak mengecewakan pembeli,” ucapnya. (*3)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook