DAERAH KONSERVASI SKK MIGAS DAN PREMIER OIL NATUNA

Melihat Dari Dekat Konservasi Penyu di Pulau Pahat

Ekonomi-Bisnis | Minggu, 05 Mei 2019 - 19:34 WIB

Melihat Dari Dekat Konservasi Penyu di Pulau Pahat
ANAMBAS (RIAUPOS.CO) - Jika melakukan traveling atau berwisata ke Kabupaten  Anambas, Kepulauan Riau, jangan lupa untuk singgah ke Pulau Pahat, salah satu Pulau dari 299 pulau yang dimiliki kabupaten Anambas.

Untuk menuju Pulau Pahat, memerlukan perjalanan sekitar 45 menit dari Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas, dengan menggunakan boat. Jangan lupa membawa kamera, makanan secukupnya, peralatan  renang dan snorkling karena lokasi ini sangat bagus untuk pengambilan spot bawah laut, dengan terumbu karang dan biota laut yang masih alami.

Pulau Pahat adalah pulau yang tidak berpenghuni dengan gugusan pantai pasir putih nan bersih. Pulau Pahat merupakan kawasan konservasi penyu dan menjadi salah satu pulau terluas di kabupaten Kepulauan Anambas.

Selain wisata bawah laut yang indah dan melihat pemandangan yang alami, Di pulau ini juga kita bisa melihat konservasi penyu hijau dan penyu sisik yang dilakukan oleh SKK Migas dan Premier Oil Natuna dengan tujuan menjaga ekosistem laut dan menjaga kelestarian Penyu.

Menurut Kepala Perwakilan Sumbagut, Avicenia Darwis, konservasi penyu ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian industri hulu migas terhadap lingkungan dan bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

’’Kita bersama masyarat terus menjaga lingkungan di wilayah yang bersentuhan langsung dengan industri migas,’’ ujar Avi. Di Pulau Pahat, secara alamiah puluhan penyu sisik dan penyu hijau bertelur pada malam hari, hingga menjelang pagi, biasanya bertelur di hamparan pasir putih pada Januari - April atau Mei – Agustus.






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com