Mayat Mengapung di Sungai Siak

Riau | Senin, 29 April 2019 - 17:15 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) -- MayaT seorang mayat lelaki dengan identitas Ardimansyah, ditemukan mengapung di Sungai Siak, dekat Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Korban ditemukan seorang pemulung dengan kondisi telungkup, wajah ke bawah serta posisi tangan terbuka mengarah ke bawah. Temuan tersebut tepatnya, Sabtu (27/4) sekitar pukul 01.30 WIB.

Identitas korban saat itu sempat belum dikenali alias Mr X. Waktu itu korban menggunakan celana panjang warna abu-abu, baju kemeja motif kotak dengan kancing terbuka, rambut pendek, tinggi sekira 167 Cm.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia saat dikonfirmasi mengatakan, korban pertama kalinya ditemukan oleh Narji (45) seorang pemulung.

Dijelaskannya, di mana pada saat itu Narji baru saja pergi kerja menggunakan sampan untuk memulung di Sungai Siak. Tanpa ia sadari, Narji melihat ada mayat mengapung.

Temuan tersebut persis di Sungai Siak di belakang ponton yang bersandar di Pelabuhan Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai Pesisir. Atas kejadian tersebut, saksi memberitahukan kepada ketua pemuda setempat atas nama Dodi, hingga selanjutnya Dodi menghubungi Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Pelabuhan Pemko Aipda John Iswan Efendi.

Kemudian Polsek SKP yang mendapatkan informasi tersebut berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan evakuasi mayat. Kegiatan evakuasi dipimpin Kapolsek SKP AKP July Afdal berserta Kanit Reskrim Iptu ST Sihaloho dan anggota Polsek dibantu oleh tim Basarnas Kota Pekanbaru.

Setelah mengevakuasi jasad korban saat itu, mayat yang belum dikenali atau Mr X, langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan visum. ‘’Identitas korban sempat belum diketahui. Setelah diketahui, jasad korban diserahkan kapada keluarganya, yang menerima adik kandung almarhum bernama Arbaniyah,’’ ujarnya.

Hingga saat ini, dibeberkannya bahwa jenazah korban telah dibawa ke daerah Pariaman, Provinsi Sumatera Barat untuk dikebumikan. ‘’Belum diketahui hasil autopsi terhadap jasad korban, saat ini kami masih menunggu,’’ katanya.(rnl)

(Laporan Sakiman, kota)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook