Bawana III Dioperasikan Pemdes Topang

Riau | Kamis, 25 April 2019 - 14:45 WIB

Bawana III Dioperasikan Pemdes Topang

BAGIKAN


BACA JUGA

SELAT PANJANG (RIAUPOS.CO) -- Setahun tersadai setelah digulirkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut, akhirnya Pemda Meranti memberikan restu kepada Pemdes Topang untuk merawat Banawa Nusantara III.

Semula Banawa III berada di bawah pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti, memang diperuntukkan sebagai kapal pelayaran rakyat (Pelra) dalam membuka akses terhadap warga yang berada pulau-pulau terisolir. Seperti Desa Topang.

Namun kapal itu tidak dioprasikan karena kondisi kapal Banawa Nusantara III yang tidak layak untuk berlayar di laut Kepulauan Meranti. Namun berkat koordinasi yang baik antara Pemdes Topang dan Dishub Meranti, akhirnya Banawa Nusantara III akan beroprasi.

“Dalam waktu dekat akan kita serahkan. Namun bentuknya hanyalah pinjam pakai kepada Pemerintah Desa Topang,”ujar Kadishub Kepulauan Meranti Dr Aready MSi kepada Riau Pos, Rabu (24/4) siang.

Agar kapal itu efektif saat dioperasikan, Aready mengaku Pemdes Topang bersedia melakukan sedikt perombakan pada haluan kapal, lambung agar sesuai dengan medan dan peruntukannya.

“Sejauh ini kan haluannya masih tinggi dan harus dipotong sedikit. Lambungnya juga akan dirombak agar bisa membawa barang-barang kebutuhan warga. Agar lebih efektif. Dan itu hasil kesepakatan kita dengan Pemdes Topang,” ungkapnya.

Seperti diberitakan Riau Pos sebelumnya, keberadaan Desa Topang masih dinilai terisolir. Pasalnya untuk menuju ke pusat Kabupaten Kepulauan Meranti warga desa harus menghabiskan uang Rp200 ribu.
Selain itu bagi warga yang kurang mampu, mereka harus menumpangi kapal kopra dan karet selama delapan sampai sembilan jam agar sampai ke Selatpanjang.(*4/zed)
(Laporan MARIO KISSAZ,  Selatpanjang)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com