Kenaikan Harga Pangan Tak Terbendung

Nasional | Kamis, 18 April 2019 - 10:50 WIB

Kenaikan Harga Pangan Tak Terbendung
MEMILIH AYAM: Seorang warga tengah memilih ayam potong yang dijual di Pasar Botania 2 Batam, Kepulauan Riau, baru-baru ini. Menjelang Ramadan harga-harga kebutuhan pokok merangkak naik, termasuk ayam potong. (CECEP MULYANA/JPG)

BATAM (RIAUPOS.CO) -- Dua pekan menjelang memasuki Ramadan, kenaikan harga-harga keperluan pokok tak terbendung. Cabai, ayam potong segar, dan sejumlah komoditas sayur-mayurterus merangkak naik. Bahkan hanya dalam sepekan terakhir, sejumlah komoditas pangan tersebut mengalami beberapa kali kenaikan.

Di Pasar Sentosa Perdana (SP) Sagulung, misalnya, harga cabai merah kembali mengalami kenaikan Rp36 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram (kg), cabai hijau dari kisaran Rp35 ribu-Rp34 ribu naik lagi menjadi Rp37 ribu per kg.

Kenaikkan harga ini pun diakui pedagang akibat harga dari pemasok sudah tinggi. Belum lagi di sejumlah pasar-pasar tradisional di Batam sudah menetapkan harga tinggi. “Harga dari petani kemudian ke perantara sudah tinggi, padahal pasokan ke pedagang sayur di pasar ini dari petani lokal semua,” kata Efri, pedagang sayuran di Pasar SP Sagulung, Rabu (17/4).

Dia menyebutkan, sejauh ini ketersediaan pasokan masih mencukupi hingga sebulan ke depan. “Persediaan cukup, tapi memang harga dari yang ditaruh dari pemasok juga sudah tinggi,” terangnya.

Untuk harga ayam potong segar juga terjadi beberapa kali kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Di Pasar Basah Sagulung, misalnya, dari Rp 33 ribu naik menjadi Rp Rp 35 ribu per kg, sedangkan ayam potong es/beku cenderung normal di kisaran Rp 28 per kg dalam sepekan terakhir.

“Harga daging ayam tidak pasti, kadang naik dari pemasok di peternak ayam di Barelang. Kalau untuk ayam es masih terbilang stabil,” kata Dedi, pedangan daging ayam Pasar Basah Sagulung.

Dedi menyebutkan, tidak hanya harga cabai dan ayam potong segar yang mengalami kenaikan, tapi harga gula pasir pun mengalami kenaikan. Kini harga gula pasir dijual Rp14 ribu dari semula Rp11 ribu per kg. “Gula sudah mulai naik lagi, penyebabnya kurang tahu. Tapi sudah dua hari terakhir memang naik,” kata Desi, pedagang sembako Pasar Sagulung.

Harga Ayam Terus Meroket
Sementara itu, pantauan Pasar Botania Batam Center, harga ayam potong segar sudah menembus Rp 38 ribu dari sebemula Rp 37 ribu per kg. Menurut Dorman, penjual daging dan ayam Pasar Botania, harga ayam terus naik dalam sepekan belakangan ini. “Awalnya harganya sekitar Rp32 ribu, tapi sekarang sudah Rp38 ribu atau naik sekitar Rp6 ribuper kilogram,” sebutnya.

Dia mengaku tidak tahu penyebab naiknya harga ayam potong segar, karena dari peternak harganya memang sudah naik. Ia menduga karena permintaan serta kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi.

DKPP Klaim Masih Normal

Namun Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kota Batam mengklaim kenaikan yang terjadi saat ini masih dibatas normal. “Memang ada kenaikan sedikit, seperti cabai, bawang putih, dan ayam. Tapi masih terbilang normal,” kata Kepala DKPP Kota Batam Mardanis, Rabu (17/4).(das)


Editor: Eko Faizin



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook