PNS dan IRT Ditemukan dengan Mulut Berbusa

Pekanbaru | Selasa, 16 April 2019 - 10:43 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) -- Warga Jalan Arifin Achmad tepatnya di depan Hotel Gren, Kecamatan Marpoyan Damai, geger setelah menemukan seorang lelaki dan perempuan di dalam mobil dengan kondisi tak sadarkan diri serta mulut berbusa.

Peristiwa tersebut terjadi Ahad (14/4) sekitar pukul 21.45 WIB, di dalam mobil BM 415 AH. Adapun identitas korban lelaki, berinisial YH (52), pegawai negeri sipil (PNS), warga Jalan Melati Kecamatam Rengat Barat, Kabupaten Inhu.

Sementara itu, identitas perempuan diketahui berinisial SD (45), ibu rumah tangga (IRT) warga Jalan Datuk Setia Maharaja, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Menurut salah seorang saksi mata M Syukur, temuan tersebut tepatnya sekitar pukul 21.25 WIB, saat dirinya melewati Jalan Arifin Achmad. ‘’Waktu itu saya baru pulang mengajar. Saat melintas di lokasi ada orang ramai-ramai di tepi jalan,’’ kata Syukur.

Merasa penasaran, dirinya langsung menghampiri dan melihat kedua korban sudah tidak sadarkan diri dengan kondisi mulut mengeluarkan busa. Karena tidak ada yang ingin menolong kedua korban, saat itu dirinya langsung mengambil tindakan dan membawa kedua korban ke Eka Hospital. ‘’Saya membawa kedua korban ke rumah sakit, dengan mobil yang mereka tumpangi,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut dikatakannya, pada saat itu kondisi pintu mobil di bagian kanan sopir tertutup, sementara di samping perempuan pintu sudah terbuka. ‘’Mungkin saat itu perempuan sudah meminta tolong terkait keadaan yang mereka alami. Mulut mereka keduanya mengeluarkan busa, posisi tersandar,’’ ujarnya.

Ia menyampaikan, keduanya bukan suami istri. Di dalam mobil saat itu didapati satu botol cairan warna hitam di kemas dalam botol plastik. Tidak beberapa lama kemudian, aparat PolsekBukit Raya yang mendapatkan informasi tersebut menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Di sana petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil BM 415 AH, satu botol cairan di kemas di dalam botol plastik, tiga unit handphone milik kedua korban, dompet atau tas serta kartu identitas korban.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Aspikar mengatakan, saat ini kedua korban belum juga sadarkan diri. 

‘’Kondisi korban hingga saat ini masih kritis dan dalam penanganan medis,’’ kata mantan Kanit Reskrim Polsek Sektor Kawasan Pelabuhan (SKP) itu.

Belum diketahui apa penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Hingga pada saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan secara mendalam.(rnl)

(Laporan Sakiman, Kota)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU