BANTU FORKOPIMDA JELANG PEMILU

Diskominfo Kampar Sukses Lakukan Teleconference

Riau | Jumat, 12 April 2019 - 10:08 WIB

Diskominfo Kampar Sukses Lakukan Teleconference
Teleconference: Ahmad Yuzar (tengah), didampingi Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira dan Kadisdukcapil Kampar Muslim (kanan) saat melakukan teleconference bersama Gubernur Riau, Rabu (10/4/2019).

KAMPAR (RIAUPOS.CO) -- Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar, sukses melakukan teleconference. Pantang ketinggalan teknologi dan informasi, OPD yang dipimpin Arizon ini siap membantu kinerja Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dalam membangun Kampar. Terakhir pada Rabu (11/4), Diskominfo dan Persandian Kampar menggelar teleconference yang diikuti forkopimda dan KPU Kampar terkait persiapan pemilu serentak.

‘’Pemkab Kampar dalam keadaan siap kapan saja untuk menyampaikan laporan terkini terkait kondisi di Kabupaten menjelang pilpres dan pileg pada tahun 2019 ini. Termasuk melalui teleconference. Alhamdulillah, itu sudah dilaksanakan hampir tanpa kendala. Hingga pelaksana pemilu, Forkopimda dan satker terkait pemilu bisa melaporkan situasi terkini di Kampar,’’ sebut Arizon. 

Pada hari itu, Pemerintah Kabupaten Kampar bersama forkopimda melakukan video conference dengan Pemerintah Provinsi Riau bersama 12 kabupaten dan kota lainnya. Sebelumnya juga telah dilakukan pula bersama Kementerian Dalam Negeri terkait Pelaksanaan Pemilu 2019 di seluruh Indonesia yang dipimpin Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto.

Dalam laporannya kepada Gubernur Riau Syamsuar, Asisten I Ahmad Yuzar menyampaikan persiapan Pemkab Kampar dalam menyukseskan Pemilu 2019 tidaklah menemui kendala. Namun hanya perlu penanganan khusus saat melakukan distribusi terutama di daerah sulit seperti Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Pada kesempatan itu, Asisten I Ahmad Yuzar juga melaporkan terkait jumlah DPT hingga kerusakan surat suara.

‘’Kesiapan di KPU Kampar dimana jumlah DPT sebanyak 475.435 dengan jumlah TPS sebanyak 2.229 TPS. Jumlah caleg sebanyak 625 orang, saat ini telah dilaksanakan pembentukan PPK di kecamatan, pembentukan PPS desa, pembentukan Petugas Pengawas Lapangan(PPL) oleh Bawaslu, pembentukan Desk Pemilu tahun 2019,’’ lapor Yuzar ke Gubernur dari jarak sekitar 60 km itu.

Selain itu, Yuzar juga menyampaikan KPPS sudah dilantik dan hari ini juga sedang dibentuk petugas PPS dan saksi, pemilih diperbolehkan membawa e-KTP. Dirinya juga melaporkan, logistik saat ini telah dikirim di antaranya ATK KPPS, bilik suara dan tanda pengenal KPPS. Sementara untuk surat suara yang rusak saat ini berjumlah 50.244 lembar, namun belum diganti hingga dirinya melapor saat teleconference tersebut.(end)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook