PENCURIAN TERNAK

Dikejar Polisi, Truk Diduga Pembawa Sapi Curian Terbalik

Riau | Selasa, 09 April 2019 - 13:50 WIB

Dikejar Polisi, Truk  Diduga Pembawa Sapi  Curian Terbalik
Beberapa anggota polisi memasukkan barang bukti sapi ke dalam truk di Polsek Kuantan Mudik, Senin (8/4/2019). Sapi-sapi tersebut diduga hasil curian salah seorang pelaku yang masih buron.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Aksi kejar-kejaran antara polisi dengan truk yang diduga membawa sapi curian terjadi di jalan lintas Lubuk Jambi menuju Telukkuantan, Ahad (7/4) malam

Pengejaran truk tersebut berawal dari kecurigaan anggota Polsek Kuantan Mudik yang saat itu sedang piket. Merasa curiga, truk tersebut dibuntuti dari belakang. Mengetahui dibuntuti, supir truk menambah kecepatan.

Namun sampai di daerah Kenegerian Kari truk tersebut banting stir ke arah jalan tanah. Karena jalan kondisi jalan yang kurang bagus, sehingga truk tersebut terbalik. Sedangkan supir truk berhasil lari ke semak-semak.

Kapolres Kuansing, AKBP Muhhamad Mustofa SIK MSi melalui Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal SH MSi membenarkan kejadian tersebut. Menurut Kapolsek, pihaknya mengamankan satu truk dan lima ekor sapi yang diduga hasil curian.

“Iya. Paginyanya ada seorang warga Desa Koto Cengar bernama M Nasir melapor ke Polsek Kuantan Mudik. Dalam laporannya, beliau mengaku kehilangan 7 ekor sapi. 
Kalau dilihat dari barang bukti yang ada, bisa jadi sapi tersebut milik  pelapor. Dari tujuh sapi yang ada dalam truk, kami hanya bisa mengamankan 5, ekor sapi. Sedangkan yang 2 ekor lari ke semak-semak,” ujar Afrizal.

Afrizal menambahkan, truk dengan nomor polisi BM 9544 TG yang digunakan pelaku sudah diamankan. Pihaknya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap sopir truk tersebut.

“Kami akan mencari sopirnya. Di dalam truk, kami menemukan satu unit telepon genggam yang diduga milik sopir. Nah, dari sini kita akan bisa ungkap pelaku. Termasuk siapa pemilik truk ini,” ujar Afrizal.

Sedangkan untuk pemilik sapi, Polsek Kuantan Mudik melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. “Iya. Kami menanyakan saksi dulu. Ini untuk memastikan pemiliknya. Terkait pelaku, diperkiran lebih dari satu orang,” kata Afrizal.(yas)

Editor: Eko Faizin



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU