KONFLIK EKOLOGI

Berani! Pemancing Ikan Ini Bunuh Buaya yang Menyerangnya

Riau | Selasa, 09 April 2019 - 00:02 WIB

Berani! Pemancing Ikan Ini Bunuh Buaya yang Menyerangnya
Seorang pemancing ikan yang berhasil menaklukkan buaya yang mengejarnya saat memancing di areal PT Panca Agro Lestari (PAS) di Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), yang viral di media sosial (MEDSOS RULLY ADITYA)

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Seekor buaya dewasa yang dibunuh warga di areal perkebunan PT Panca Agro Lestari (PAS) di Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) viral di media sosial. Apalagi buaya yang dibunuh itu sempat menyerang warga yang akan memancing ikan didaerah itu.

Pemilik akun media sosial Rully Aditya yang menampilkan foto buaya mati akibat dibunuh saat dikonformasi membenarkan tentang peristiwa tersebut. 

“Buaya itu dibunuh warga. karena ada warga yang sedang memancing di anak sungai tepatnya pintu air areal perkebunan kelapa sawit milik PT PAL,” sebut Rully Aditya, Senin (8/4).

Menurutnya, warga yang sedang memancing itu sempat lari menyelamatkan diri dari serangan karena buaya itu sempat naik hingga darat mengajar warga yang terjadi pada Ahad (7/4).

Namun warga  yang tak disebutkan namanya tersebut berhasil lolos dari serangan buaya itu setelah melakukan perlawanan. Dia menggunakan bambu runcing untuk mengusir buaya tersebut. Heroiknya, buaya itu dapat dilumpuhkannya setelah bambu runcing tersebut mengenai bagian tubuhnya.

Rully juga mengingatkan kepada warga yang berada di areal perkebunan kelapa sawit PT PAL agar waspada. Karena bisa saja masih ada buaya lain di daerah itu. 

“Akibat dibunuh, kondisi buaya tersebut sudah menjadi bangkai yang tidak jauh dari tempat kejadian,” terangnya.

Di tempat terpisah Humas BKSDA Kabupaten Inhu, Permohonan Lubis, membenarkan adanya kejadian tersebut. 

“Informasi melalui whatsapp sudah kami terima. Namun untuk penanganan lebih lanjut belum dapat disampaikan. Karena beberapa personil masih menuju lokasi kejadian,” terangnya singkat.

Reporter: Raja Kasmedi
Editor: Fopin A Sinaga



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook