KOMUNITAS DUTA LINGKUNGAN (KDL) PEKANBARU

Hal yang Utama Aksi dan Bukti

Komunitas | Minggu, 07 April 2019 - 10:40 WIB

Hal yang Utama Aksi dan Bukti
FOTO BERSAMA: Komunitas Duta Lingkungan (KDL) foto bersama di Pekanbaru, belum lama ini.
(RIAUPOS.CO) --Saat ini sudah akrab di telinga kita jika mendengar suatu instansi memiliki duta-nya sendiri sebagai jembatan terdepan penghubung informasi kepada masyarakat. Salah satunya yaitu Duta Lingkungan yang merupakan bagian dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota  Pekanbaru.

Duta Lingkungan merupakan representatif generasi muda yang diharapkan mampu menjadi influencer di bidang lingkungan dengan mengkampanyekan pesan-pesan lingkungan. Tak hanya itu, Duta Lingkungan Pekanbaru juga ingin menjadi wadah positif bagi para generasi muda dengan membentuk komunitas khusus yang dinamakan Komunitas Duta Lingkungan (KDL) Pekanbaru.

Kesadaran para Duta Lingkungan melihat banyaknya pemuda/i potensial yang peka terhadap lingkungan sekaligus tertarik untuk menjadi duta lingkungan selanjutnya serta dibutuhkannya relawan untuk merealisasikan berbagai program kerja mandiri duta utama maupun duta atribut menjadi latarbelakang dibentuknya KDL Pekanbaru. Komunitas yang baru diresmikan pada 31 Maret 2019 ini memiliki beberapa tujuan utama. Yang pertama, menjadikan KDL Pekanbaru sebagai wadah untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan lingkungan seperti pengabdian dan kelas diskusi. Kemudian, KDL Pekanbaru juga diharapkan mampu menjadi basis massa dari DLHK Pekanbaru untuk mendukung dan menjalankan kegiatan-kegiatan dibidang lingkungan. Dan tentunya untuk mempersiapkan calon penerus duta lingkungan sejak dini.

Para anggota KDL yang berjumlah 54 orang ini sudah dibina dan dibekali ilmu sejak awal terbentuknya. Bukan hanya pengetahuan lingkungan, sejarah dan proses pemilihan Duta Lingkungan pun menjadi bekal para anggota dalam berinteraksi nantinya dengan masyarakat umum.

“Dari komunitas ini dibentuk, kami sudah diberi pembekalan. Kami diberikan beberapa materi seperti pengenalan duta lingkungan Pekanbaru, kemudian kami juga diberikan sekilas mengenai lingkungan, dan proyeksi kedepan KDL Pekanbaru. Tak hanya itu saja, kak Michiko Frizdew yang merupakan Duta Lingkungan 2015 juga turut mengajarkan kami cara merancang proposal program komunikasi lingkungan. Ilmu baru yang akan sangat berguna untuk kami kedepannya,” jelas Tin Aisyah Juliana yang merupakan Ketua KDL Pekanbaru.

Kedepannya seluruh anggota komunitas ini bersama para Duta Lingkungan akan merealisasikan beberapa program kerja yang sudah mereka rancang. Diantaranya program Dongeng Lingkungan (Doling), Sahabat Sungai Pekanbaru (SSP), Kelas Asik Lingkungan (Kelingan), Recycle with Eko, Hidronopik Asri, Tur Proklim Pekanbaru, Grebek Sampah, Peduli Air dengan Biopori, dan Pekanbaru Bersih.

“Para anggota KDL sudah kami masukkan menjadi tim pelaksana dalam program kerja duta lingkungan yang mereka pilih masing-masing. Kami juga sepakat untuk membuat tantangan bahwa dalam 30 hari sejak dibentuk, seluruh program kerja yang ada harus sudah terealisasikan. Ini akan menjadi perubahan besar untuk kami menjadi lebih baik. Semoga saja semua anggota dari komunitas ini bisa terus berkomitmen dalam kepeduliaannya terhadap lingkungan. Dan bukan hanya sampai disitu, semoga komunitas ini bisa menjadi inspirasi bagi anak muda diluar sana untuk ikut menjadi bagian dari penggiat lingkungan,” tutup Aulia Andhini, Duta Lingkungan Pekanbaru 2018.  (w/azr)

FOTO : KOLEKSI KDL PEKANBARU






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com