Pelaku Jambret Konsul Malaysia Masih Ditelusuri

Kriminal | Jumat, 05 April 2019 - 11:00 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) -- Keberadaan pelaku jambret Konsul Malaysia yang terjadi beberapa waktu lalu masih dilakukan penyelidikan mendalam oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru.

Terkait hal tersebut, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Mr N Aritonang mengatakan, sejauh ini pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP). “Kami telah meminta keterangan beberapa orang saksi yang di TKP, saat ini masih dilakukan pengembangan (lidik, red),” kata Mr N Aritonang.

Lebih lanjut dijelaskannya, saat ini terkait kasus tersebut pihaknya akan meminta petunjuk (saksi) baru. Seperti halnya yang diketahui, aksi jambret tersebut menimpa Kepala Konsulat Malaysia Pekanbaru Wan Nurshima Wan Jusoh.

Supir Kepala Konsulat Malaysia Pekanbaru Feri Amri menceritakan, peristiwa nahas yang dialami ibu dua anak itu, bermula ketika korban usai membeli mi di Mie Musbar Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Senapelan, Kamis (28/2) sekitar pukul 17.00 WIB lalu.

“Saat kejadian itu, saya di dalam mobil bersama anak-anak dan orangtua dari Buk Wan Nursima (Kepala Konsulat Malaysia Pekanbaru, red),” ujar Feri Amri kepada Riau Pos saat dijumpai di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, usai kejadian waktu itu.

Usai berbelanja, lanjut Feri, Wan Nursima Wan Jusoh berjalan menuju kendaraan roda empat dan memasukkan barang ke dalam mobil melalui pintu belakang. Namun, secara tiba-tiba datang dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor matik dari arah belakang merampas tas miliknya.

Aksi tarik menarik antara korban dengan pelaku jambret tak terelakkan, hingga akhirnya perempuan asal negeri jiran terjatuh ke aspal.

“Tas itu disandang ibuk di bahunya. Pelaku menarik dan ibu berupaya mempertahankannya, hingga terjatuh dan terseret di aspal,” papar pria 48 tahun itu.

Warga Jalan Todak, Kecamatan Marpoyan Damai itu mengatakan, tas milik Wan Nursima Wan Jusoh jatuh dan seluruh isi di dalamnya berserakan di tengah jalan. Namun, pelaku jambret gagal membawa kabur barang incarannya.

“Tas itu tidak dapat sama mereka (pelaku jambret, red). Isi di dalam tas seperti uang dan lainnya berserakan, lalu saya kumpulkan,” imbuhnya.

Akibat peristiwa itu, Feri mengatakan, Kepala Konsulat Malaysia Pekanbaru mengalami sejumlah luka dan terasa sakit di beberapa bagian badannya. Selanjutnya, dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Tangannya mengalami luka lecet, pinggang juga sakit. Tadi sudah di-rontgen tapi hasilnya belum diketahui, ibu akan menjalani perawatan di rumah sakit selama satu hari,” kata Feri.(man)

(Laporan SAKIMAN, Kota)






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook