LA LIGA SPANYOL

Kalah dari Valencia, Ini Kata Kiper Madrid

Olahraga | Jumat, 05 April 2019 - 01:24 WIB

Kalah dari Valencia, Ini Kata Kiper Madrid
KEYLOR NAVAS. (THE SUN)

VALENCIA (RIAUPOS.CO) -- Siapa bilang Zinedine Zidane secara istan bisa mengerek prestasi Real Madrid? Pada kenyataannya, setelah menang susah-payah atas tim juru kunci Huesca 3-2 di kandang sendiri, Kamis (4/4/2019) dini hari tadi, Madrid tumbang 1-2 di kandang Valencia.

Kenyataan ini tak bisa dipungkiri bahwa dengan pemain-pemain terbaik yang dimiliki saat ini dan kembalinya Zidane, tak menjadi jaminan Madrid bisa bagus dalam waktu cepat. Khusus saat kalah dari Valencia, kiper Keylor Navas merasa jika Madrid sudah bermain bagus.  Menurut Navas, Madrid kalah juga bukan karena kesalahan yang dilakukan oleh para pemain sendiri.

Madrid menelan kekalahan dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-30 La Liga musim 2018/19 di Mestalla, Kamis (4/4) dini hari WIB. Gawang Madrid dibobol oleh Goncalo Guedes dan Ezequiel Garay. Gol balasan Madrid dicetak Karim Benzema.

Bagi Madrid, ini menjadi kekalahan yang pertama sejak kembalinya Zidane di kursi pelatih. Pada dua laga sebelumnya, Madrid selalu mampu meraih kemenangan bersama pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Navas tidak menampik jika laga melawan Valencia tidak berakhir bagus untuk Madrid. Sebab, mereka kalah. Tapi, penjaga gawang asal Kosta Rika tersebut mengklaim bahwa Madrid justru sudah bermain dengan bagus, meski ada sejumlah catatan.

Menurut Navas, Madrid kalah bukan karena kesalahan pemain. Tapi karena Valencia memang unggul dalam hal memanfaatkan situasi bola mati.

"Saat hasilnya tidak bagus, kami selalu sedih. Kami bermain dengan cukup baik tapi ada banyak detail yang harus diperbaiki untuk menang. Kami tidak boleh membuat kesalahan yang akan dibayar mahal," ucap Keylor Navas di situs resmi klub yang dilansir The Sun.

"Tidak semuanya berjalan dengan buruk. Gol-gol Valencia tidak terjadi karena kesalahan kami, tetap karena memang itu kehebatan mereka. Kami harus lebih baik dalam hal kedalaman dan mencoba membuat serangan lebih berbahaya," imbuh mantan kiper Getafe ini.

Soal posisi penjaga gawang yang menjadi salah satu titik krusial bagi Real Madrid pada musim 2018/19 ini, Navas tak mau saling menyalahkan. Menurutnya, semua pemain punya peran dan kesempatan untuk bermain, dan harus dihargai.

Kedatangan Thibaut Courtois jadi pangkal terjadinya persaingan sengit untuk jadi nomor satu di bawah mistar gawang Los Blancos. Di era Santiago Solari, Courtois yang dibeli mahal, selalu menjadi pilihan utama. Navas hanya beberapa kali bermain di La Liga, dan sering jadi pilihan untuk Copa del Rey atau Liga Champions ketika melawan klub-klub kecil.

"Kami harus menghormati pemain yang ada di klub ini. Semuanya telah memberi yang terbaik agar bisa mendapat hasl yang bagus. Tahu ini kami lalui dengan sulit. Kami banyak mengalami momen yang sulit," papar  Navas.

Sumber: The Sun/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook