PERILAKU CURANG

Nilai UNBK Nol untuk Siswa Curang

Nasional | Kamis, 04 April 2019 - 09:29 WIB

Nilai UNBK Nol untuk Siswa Curang
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat, Ari Santoso.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mengantongi nama-nama siswa yang diduga melakukan kecurangan saat ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Rabu (3/4).

Penyelidikan dilakukan melalui proses penelusuran jejak digital maupun laporan masuk di posko pe­ngaduan Inspektorat Jenderal.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Ari Santoso menjelaskan, pelanggaran yang terjadi pada UNBK 2019 bukan kebocoran soal. Namun, tindak kecurangan. Siswa memotret soal ketika ujian sedang berlangsung. Jepretan itu kemudian diunggah ke dalam grup percakapan LINE Square. Tujuannya, meminta bantuan anggota grup lain untuk menjawab soal tersebut.

Pelanggaran selanjutnya, siswa membawa handphone ke dalam ruang ujian. Hal itu tidak lepas dari kelalaian pengawas ujian yang bertugas saat itu. Ari mengatakan, pihaknya sudah berhasil mengidentifikasi nama-nama siswa yang berbuat curang.

”Jejak digital sudah teridentifikasi. Identitas, lokasi sekolah, dan kelas di mana siswa melaksanakan ujian sudah diketahui,” terang pria asal Surabaya itu.

Meski begitu, Ari enggan membeberkan detail jumlahnya. Yang jelas sanksi pasti berlaku. Kemendikbud masih akan menindaklanjuti hasil penyelidikan serta mempertimbangkan jenis pelanggaran dan sanksi yang akan diberikan.

”Tidak bisa kami sampaikan detilnya. Nanti akan diberitahu setelah proses selesai. Pastinya mengacu POS (prosedur operasional standar) BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan),” ujarnya.

Menilik POS BSNP tentang prosedur penanganan masalah dan tindak lanjut serta sanksi, tindakan tersebut termasuk kategori pelanggaran berat. Sanksinya, siswa dikeluarkan dari ruang ujian dan dinyatakan mendapat nilai 0 untuk mata pelajaran terkait. Sedangkan, pengawas ujian yang lalai dibebastugaskan sebagai pengawas. Paling tidak selama UNBK berlangsung.(han/wan/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook