PENYELUNDUPAN NARKOBA

Amankan 24 Kg Sabu dan 13 Ribu Ekstasi

Kriminal | Kamis, 04 April 2019 - 09:28 WIB

Amankan 24 Kg Sabu dan 13 Ribu Ekstasi
Ilustrasi. (JAWA POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Untuk kesekian kalinya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau berhasil menggagalkan peredaran narkotika di Bumi Lancang Kuning. Tak tanggung-tanggung, barang bukti yang diamankan berupa puluhan kilogram sabu dan belasan ribu pil ekstasi.

Kabid Pemberantasan dan Penindakan BNNP Riau, AKBP Haldun tak menampik adanya pengungkapan penyelundupan barang haram itu. Dia mengatakan, pihaknya menyita sabu seberat 24 kg dan 13 ribu butir pil ekstasi berbagai merek.

 “Jumlah narkotika sabu sekitar 24 kg dan ekstasi 13 ribu butir,” ungkap Haldun kepada Riau Pos, Rabu (3/4).

Sejauh ini, Haldun masih belum bersedia menyampaikan berapa tersangka yang diamankan dalam pengungkapan peredaran narkotika senilai puluhan miliaran itu. Begitu pula, mengenai kapan waktu dan lokasi penangkapan. Perwira berpangkat dua bunga melati di pundak itu hanya mengatakan, pihaknya akan melakukan pers rilis di aula Kantor BNNP Riau Jalan Pepaya, Kamis (4/4). Yang mana dipimpin langsung Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo.

“Besok (hari ini, red) kami ekspos. Di sana akan kami jelaskan secara lengkap,” ujar mantan Plt Kepala BNNP Riau itu.

Untuk diketahui, pengungkapan sabu-sabu dalam jumlah besar dilakukan BNN bukan pertama kalinya. Sebelumnya pada pertengahan Maret 2019 lalu, BNN RI di-back up BNNP Riau mengamankan sabu seberat 9 kg di Kota Dumai dengan menjerat enam tersangka.

Penangkapan para sindikat narkoba berawal dari seorang perempuan berisinial SY dan tiga orang pria berinisial AM, AD dan AR berangkat dari Medan menuju Kota Dumai menggunakan kendaraan roda empat, Sabtu (16/3). Kedatangan empat tersangka untuk menjemput barang haram. Sesampainya di Dumai, para tersangka bertemu dengan anak buah kapal (ABK) berisinial HD dan KM. Setelah bertemu, HD memberikan sembilan bungkus yang berisikan sabu-sabu kepada keempat tersangka.(rir/ind)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook