ALAMAK!!

Hoaks

Advertorial | Rabu, 03 April 2019 - 15:20 WIB

Hoaks

(RIAUPOS.CO) -- NONA (21, bukan nama sebenarnya) mendapat pesan berantai dari What’sApp. Isinya, imbauan untuk taat lalu lintas. Saat ini sudah ada CCTV yang dipasang di persimpangan lampu merah. Kalau melanggar aturan, langsung terpantau CCTV dan dikenakan sanksi melalui e-tilang.

Nona pun membahas pesan itu dengan temannya Dewi (22).

‘’Wi, dengar ya. Pekanbaru sudah mengikuti aturan-aturan seperti di kota-kota besar lainnya. Akan ada uji coba e-tilang. CCTV sudah dipasang di lampu merah simpang empat bandara, Jalan Arifin Achmad, Gajah Mada, SKA, Nangka, Simpang Harapan Raya, Bukit Barisan dan lampu merah Kelapa Sawit,’’ katanya semangat.

Dewi nggak percaya. ‘’Hoaks itu,’’ katanya santai.

Soalnya, Dewi baru saja melewati jalan yang disebut Novi. Tapi masih banyak pengendara yang melanggar aturan rambu lalu lintas dan tidak disanksi.

Tapi Nona ngotot kalau pesan itu benar. Apalagi yang mengirim pesan adalah kakaknya.

“Betulan ada CCTV, Wi... Serius. Barusan kakakku lewat. Sekarang gak bisa lagi ngelanggar lampu merah,” ucapnya meyakinkan.

Tetap tak percaya, Dewi pun merebut gawai Nona dan membaca pesan itu sekali lagi. Kemudian ia tertawa terbahak-bahak setelah membaca semua secara detail. Melihat hal itu, Nona pun heran.

“Budayakan baca sampai paling bawah, Non. Baca, nih! ‘Itu adalah contoh informasi jika Pekanbaru sudah mempunyai CCTV’, “ kata Dewi membacakan bagian akhir pesan tersebut.

“Lha terus yang dilihat kakakku tadi apaan? Drone,” tanya Nona bingung.

“Ya mana aku tahu. Lagi pula aku nggak pernah ngelanggar lampu merah,” kata Dewi.(*2)

Editor: Rindra Yasin

 

 




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU