PLN Buka Gerai Layanan di MPP

Pekanbaru | Rabu, 03 April 2019 - 14:22 WIB

PLN Buka Gerai Layanan di MPP
Mal Pelayanan Publik Pekanbaru. Dok Riau Pos

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Bertambah lagi satu layanan bagi masyarakat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru. Kini masyarakat dapat mengurus sambungan baru dan layanan PLN lainnya tanpa perlu ke kantor PLN.

Layanan PLN sendiri di MPP Pekanbaru sudah mulai berjalan sejak sebulan terakhir. Selasa (2/4), peresmian berbagai layanan PLN ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru M Jamil MAg MSi kepada Riau Pos menyampaikan hal ini. ’’PLN ada beberapa jenis layanan, diantaranya sambung baru, tambah daya, pemutusan, ada lima layanan totalnya,’’ kata Jamil.

Di gerai pelayanan PLN di MPP, kata Jamil lagi, nantinya juga akan dilayani penukaran produk kompor listrik. ‘’Mereka juga ada produk lain, penyaluran kompor listrik. Khusus Pekanbaru di sini dijualnya nanti. Bisa beralih dari gas ke listrik,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT memaparkan, dengan dibukanya gerai PLN di MPP akan lebih memudahkan masyarakat mengakses layanan perusahaan plat merah tersebut. ’’Bagaimana mereka tentunya pelayanan informasi dengan SOP yang lebih cepat dan transparan,’’ katanya.

Dia menambahkan, selain MoU, Pemko Pekanbaru dan PLN Pekanbaru memperbarui kerja sama di dua bidang. ’’Pertama tentang PJU, artinya mereka telah memberikan pelayanan penerangan jalan dan kota untuk masyarakat dan Pemko. Konsekuensinya adalah tagihan pembayaran arus yang kita pakai,’’ sebutnya.

Dengan pembaruan kerja sama, dia berharap PLN dan Pemko Pekanbaru bisa dalam satu persepsi yang sama. ’’Kami harapkan berapa yang jadi kewajiban kami dan berapa yang jadi hak mereka kita samakan persepsinya. Perlu duduk bersama agar tidak terjadi miskomunikasi listrik padam dan sebagainya,’’ urainya.

Sementara itu, pembaruan kerja sama kedua yang dilakukan adalah tentang transparansi pajak penerangan jalan. ’’Pajak penerangan jalan yang jadi tanggung jawab masyarakat ini dipungut pemko melalui bantuan PLN, kami ingin ada keterbukaan,’’ katanya.

Keterbukaan yang dimaksudnya ini adalah terdapat informasi detail dari mana saja pajak penerangan jalan dihimpun. ’’Terkumpul sekian rupiah ini dari siapa saja, by name by address. Apakah dari rumah tangga umum, atau perusahaan atau dari sosial. Kami ingin tahu itu,’’ tutupnya.(ali)

Editor : Rindra yasin

 

 




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook