PERSAINGAN PEMAIN

Jadi Starter di Madrid, Begini Perasaan Brahim Diaz

Olahraga | Senin, 01 April 2019 - 20:08 WIB

Jadi Starter di Madrid, Begini Perasaan Brahim Diaz
Brahim Diaz (kanan) dikepung dua pemain Huesca dalam lanjutan La Liga Spanyol di Santiago Bernebau, Senin (1/4/2019). (DAILY MAIL)

MADRID (RIAUPOS.CO) -- Brahim Diaz perlu waktu lama untuk menjadi starter di Real Madrid. Meski ditransfer saat musim dingin lalu saat tim ditangani Santiago Solari, dia baru dapat bermain dari awal justru di tangan Zinedine Zidane.

Saat Madrid menaklukkan Huesca dengan skor tipis 3-2 pada laga lanjutan La Liga, Senin (1/4) dini hari Diaz memperlihatkan kebolehannya. Satu assist dikirimnya untuk gol pertama Madrid yang dicetak Isco.

Untuk permainannya selama lebih 60 menit sebelum diganti Vasquez, Brahim mengaku puas bisa membuktikan dirinya kepada sang pelatih.

Sejak didatangkan pada bursa transfer Januari lalu, Diaz lebih banyak duduk di bangku cadangan. Usianya memang masih muda dan potensinya belum mencapai titik maksimal, bangku cadangan rasanya wajar.

Tak hanya itu, pembelian Diaz sebenarnya sempat dikritik dan diragukan. Madrid lebih membutuhkan striker murni, tetapi pihak klub justru mendatangkan gelandang/winger seperti Diaz.

Meski demikian, di bawah kepemimpinan  Zidane sekarang, Diaz mungkin mendapatkan harapan baru untuk terus melaju. 

"Saya sangat senang bisa memulai pertandingan dan bisa memberikan assist untuk gol Isco, meski ada beberapa hal yang wajib saya kembangkan. Saya sangat puas dengan kemenangan kami dan untuk penampilan seluruh tim," kata Diaz di laman resmi Realmadrid.com yang dilansir Daily Mail.

"Saya merasa sangat nyaman dengan Zidane dan berharap bisa meneruskan peran saya dan memberikan semua kemampuan saya untuk klub ini. Ada persatuan yang hebat di dalam ruang ganti dan ada banyak pemain-pemain hebat serta bintang dunia dan kami semua senang bisa terlibat," ujarnya.

Lebih lanjut, Diaz mengaku sudah tidak terlalu memikirkan masa-masanya yang lebih banyak di bangku cadangan. Dia yakin saat in yang perlu dia lakukan adalah terus berlatih untuk meyakinkan pelatih. Dia ingin mendapatkan kepercayaan untuk terus bermain.

"Saya harus terus melaju dan meyakinkan pelatih sebab siapa pun bisa bermain. Pada akhirnya, suporter merupakan pihak yang menilai apakah mereka senang atau tidak. Anda harus memberikan yang terbaik sebab mereka layak mendapatkan itu dan mereka fans yang luar biasa," jelasnya lagi.

"Anda harus membuktikan pada pelatih bahwa siapa pun bisa bermain. Kami berlatih untuk hal ini dan untuk memberikan kemampuan terbaik pada klub. Kami senang dan kami harus terus melaju di jalur ini," ungkapnya mengakhiri.

Sumber: Daily Mail/Beragai Sumber
Editor: Hary B Koriun




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook