TEROWONGAN FLY OVER BELUM BERFUNGSI

Dinas PUPR Riau-Dishub Saling Buang Badan

Pekanbaru | Selasa, 19 Maret 2019 - 15:04 WIB

Dinas PUPR Riau-Dishub Saling Buang Badan
BELUM DIFUNGSIKAN: Pejalan kaki menggunakan terowongan flyover yang belum difungsikan untuk menyeberangi Jalan Soekarno- Hatta, Jumat (15/3/2019).

BAGIKAN


BACA JUGA

KOTA (RIAUPOS.CO) - Jalan terowongan di bawah jembatan layang (flyover) samping depan Mal SKA Pekanbaru hingga saat ini masih ditutup. Pengamat perkotaan, Mardianto Manan menilai kurangnya perencanaan yang matang, sehingga keberadaan terowongan yang sejatinya untuk akses u turn itu tidak difungsikan. Terkait hal tersebut, Dinas PUPR Riau dan Dinas Perhubungan Pekanbaru seakan ‘’buang badan’’ terkait hal tersebut.

Mardianto menerangkan, seharusnya terlebih dahulu bisa memikirkan perencanaan yang matang. Agar dalam pembangunan Fly over  tidak menimbulkan permasalahan lagi dikemudian hari setelah jembatan itu difungsikan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Riau Dadang Eko Purwanto membantah adanya kesalahan dalam perencanaan pembangunan jembatan layang samping depan Mal SKA Pekanbaru.

Ia menambahkan, terkait belum di fungsikannya jalan terowongan di bawah jembatan layang bukan lagi menjadi urusan dari Dinas PUPR Riau. "Itu bukan urusan kita lagi. Tidak ada yang salah dalam perencanaannya. Perencanaan sudah matang,"ujarnya ketika dikonfirmasi Riau Pos melalui selulernya, Senin (18/03).

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubingan Kota Pekanbaru,Yuliarso mengatakan, memang sampai saat ini ditutup. "Kapan dibukanya itu tentatif, bisa cepat maupun bisa lambat,"ujarnya, Senin (18/03).

Ia menambahkan, terkait soal kesalahan dalam perencanaan itu bukan urusan Dishub.

"Kalau soal kesalahan dalam perencanaan itu bukan urusan Dishub, silahkan tanya ke Dinas PUPR Riau nya. Saat ini memang ditutup karena rekayasa lalulintas. Melihat bagaimana arus lalu litasnya. Menyelesaikan satu persatu permasalahan arus lalu lintas yang terjadi,"terangnya.

Pantauan Riau Pos hingga saat ini jalan terowongan dibawah jembatan layang disamping SKA masih ditutup. Untuk memutar di dalam terowongan itu diperlukan kehati-hatian. Kalaupun sudah bisa dilewati maka kendaraan yang ingin berbelok harus hati-hati karena kendaraan lain tidak terlihat saat berbelok arah. Rawan terjadinya lakalantas. (dof)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU