Enam Anak Punk Dipulangkan

Pekanbaru | Sabtu, 16 Maret 2019 - 13:57 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) - Enam anak punk terjaring tim yustisi selama sepekan terakhir. Sementara pengemis musiman menjelang bulan puasa belum terpantau petugas di lapangan.

Kepala Bidang (Kabid) Resos Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Hustami mengatakan, tim yustisi antisipasi gelandangan dan pengemis (gepeng) sudah mulai turun di lapangan. Mereka memantau di setiap titik yang dinilai rawan jadi tempat persinggahan gepeng. 

Menurut Hustami, targetnya tidak hanya gepeng. Tetapi juga anak punk yang telah membuat kurang nyaman warga Kota Pekanbaru. Selama sidak di lapangan, lanjut Hustami, tim tersebut sudah berhasil menertibkan anak punk. Anak anak punk yang telah terjaring Satpol PP diserahkan ke Dissos Pekanbaru untuk mendapatkan pembinaan sekaligus didata.

"Sudah ada enam anak punk yang tertangkap Satpol PP. Sama Satpol PP diserahkan ke Dissos dan sudah kami minta agar kembali ke daerahnya masing masing," ungkap Hustami, Jumat (15/3).

Berdasarkan data Dissos, anak punk yang sudah terjarimg Satpol PP tersebut dan telah dikonfirmasi mereka berdatangan dari luar Pekanbaru. Yang paling dominan anak anak punk datang dari Medan. Mereka sedang singgah di Kota Pekanbaru. Anak punk memang terkenal penjelajah atau nomaden. Tinggal dan singgah dari kota ke kota lainnya. (lin)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook