Bupati: Permudah Perizinan dan Awasi Proyek Pembangunan

Riau | Jumat, 15 Maret 2019 - 10:27 WIB

Bupati: Permudah Perizinan dan Awasi Proyek Pembangunan
SWAFOTO: Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto swafoto bersama Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono dan Dirjen KSDA KLHK RI Wiratno saat pengesahan kerja sama pengembangan kawasan Rimbang Baling Kampar Kiri di Jakarta.

KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi tahun 2019. Kegiatan ini merupakan rapat koordinasi dan konsolidasi program dan kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat dan daerah bagi peningkatan ekonomi dan pemerataan investasi di daerah.

Kegiatan Rakornas Investasi 2019 ini dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan peluncuran Protokol Komunikasi OSS dengan tema investasi bagi peningkatan lapangan kerja dan pendapatan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Catur menyebutkan investasi yang dicanangkan pemerintah pusat pada 2019 sangat sejalan dan sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar. Hal itu jelas tertuang dalam program 3I Pembangunan Pemkab Kampar, Infrastruktur, Industri dan Investasi. Kampar menurut Catur sedang menggesah pembangunan dua tahun terakhir ini.

 ‘’Dalam menggesa pembangunan di segala bidang, tentu kita sangat membutuhkan modal atau investasi dari pengusaha dan investor. Tentunya ke depan, Kampar akan lebih aktif dalam koordinasi dan konsolidasi berkenaan program pembangunan dengan pusat,’’ kata Catur.

Sejalan itu pula, menyangkut soal investasi di Kampar ke depan, Pemkab Kampar  akan mempermudah masalah perizinan usaha. Hal ini menurut Bupati agar investor makin banyak menanam modal dan berusaha di Kampar. 

‘’Di samping itu, kepada dinas atau organisasi pemerintah yang menangani bidang tersebut, saya minta untuk melakukan pengawasan ketat. Tolong semua proses pembangunan yang akan dan sedang dikerjaan saat ini di daerah kita agar dikawal. Supaya apa yang telah disusun bersama tercapai sesuai tujuan dan tentunya nihil masalah,’’ ujar Bupati.

Ikut hadir dalam rakornas sebanyak 850 peserta tersebut seluruh gubernur, bupati/ wali kota, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) provinsi dan Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Turut hadir pula mereka dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) serta kementerian dan sejumlah lembaga.(end)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU