Amril Semangati Petugas Karhutla

Riau | Kamis, 14 Maret 2019 - 16:08 WIB

BATUPANJANG (RIAUPOS.CO) - BUPATI Bengkalis Amril Mukminin mendatangi dan memberi semangat, kepada petugas di Posko Terpadu Karhutla Wilayah Rupat, Rabu (13/3). Kehadiran orang nomor satu di Negeri Junjungan ini, tentu menjadi motivasi bagi petugas yang mendapat tugas untuk memadamkan karhutla yang terjadi di Kecamatan Rupat, beberapa waktu lalu.

Di hadapan para petugas Bupati Amril Mukminin memberikan apresiasi kepada mereka atas kerja keras dan kesabaran dalam upaya menanggulangi dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di daerah ini. Khususnya di wilayah Rupat. Posko Terpadu tersebut berada di halaman kantor Camat Rupat di Kelurahan Batu Panjang.

"Para petugas pemadam kebakaran yang selalu siaga di lapangan memantau ancaman kebakaran, merupakan tugas mulia. Kita patut memberikan penghargaan setingg-tingginya kepada mereka yang selalu siaga," ujar Bupati Amril Mukminin.

Didampingi Sekretaris Daerah yang juga Kepala BPBD (Badan Penanggulangan bencana daerah) H Bustami HY, Kepala Pelaksana BPBD H Tajul Mudarris dan Camat Rupat Hanafi, Bupati Amril Mukminin juga melihat dari dekat berbagai peralatan yang digunakan petugas di Posko Terpadu tersebut.

Peninjauan ke Posko Terpadu Karhutla Wilayah Rupat tersebut, dilakukan Bupati Amril Mukminin seraya menunggu kedatangan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol HM Tito Karnavian.

Kedatangan Hadi dan Tito ke Rupat merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam kunjungan kerja ke Provinsi Riau. Keduanya  meninjau lokasi Karhutla di kecamatan tersebut.

Kepada seluruh petugas dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Bupati Amril Mukminin minta untuk selalu siaga dan memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Mengingat ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan-kawasan rawan, seperti perkebunan dan lahan kosong maupun hutan, masih sangat rentang.

Lebih-lebih seperti  saat ini di mana musim panas yang melanda daerah ini. Kondisi demikian tentu mengakibatkan kawasan lahan dan hutan menjadi kering sehingga mudah terbakar.(ksm)


(Laporan EVI SURYATI, Batupanjang)



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook