LA LIGA SPANYOL

Beban Berat Zidane saat Kembali Lagi

Olahraga | Kamis, 14 Maret 2019 - 00:08 WIB

Beban Berat Zidane saat Kembali Lagi
Zinedine Zidane (kanan) saat memimpin latihan pertama Madrid setelah kembali ke markas latihan di Ciudad Real Madrid, Rabu (13/3/2019). (TWITTER REAL MADRID/DAILY MAIL)

MADRID (RIAUPOS.CO) -- Zinedine Zidane memimpin latihan untuk pertama kalinya sejak kembali ke Real Madrid ketika saingannya di Atletico, Diego Simeone, mendapatkan penghasilan dua kali lebih banyak dari dia.

Kesepakatan baru Simeone yang diumumkan bulan lalu membuatnya mencapai 25 juta euro (22 juta pound) bersih per musim setara dengan gaji pemain  tertinggi Atletico, Antoine Griezmann.

Sebuah media digital Spanyol, El Confidential, mengatakan, meskipun pelatih Prancis itu telah diberi kontrak baru yang lebih baik, itu hanya akan membuatnya mendapatkan 12 juta euro. (10 juta pound) bersih satu musim. Tak sampai setengahnya gaji Simeone. Bonus yang melekat pada kesepakatan baru bisa membuatnya mendapatkan lebih dari  5 juta euro atau 4,3 pound jika  Madrid berhasil menyapu bersih trofi musim depan.

Zidane mengambil sesi latihan pertamanya pada hari Rabu pagi dengan orang-orang yang membantunya musim lalu sekali lagi di sisinya. David Bettoni dan Hamidou Msaidie akan menjadi asisten pelatihnya dengan Antonio Pintus bekerja sebagai pelatih kebugarannya.

Mantan kapten Prancis itu diumumkan sebagai manajer baru di Santiago Bernabeu pada Senin malam, kembali ke Real hanya 10 bulan setelah memutuskan untuk pergi.

Zidane pergi dari Santiago Bernabeu tak lama setelah memenangkan Liga Champions ketiga berturut-turut. Namun dia kini telah kembali setelah diyakinkan oleh janji Presiden Florentino Perez untuk menggantikan mantan rekannya di tim Madrid selama beberapa musim, Santiago Solari.

Dan semangat tampak tinggi ketika Zidane memimpin para pemainnya melalui sesi di tempat latihan mereka di Ciudad Real Madrid. Dia mungkin tidak akan bekerja dengan kelompok pemain ini untuk waktu yang lama, berdasarkan komentarnya pada hari Senin.

"Saya meninggalkan klub karena saya pikir skuad membutuhkan perubahan setelah memenangkan segalanya," katanya. "Saya kembali karena presiden memanggilku. Saya senang bisa kembali tetapi ini adalah tanggung jawab besar karena banyak orang menyukai klub ini," jelas mantan pemain Bordeux dan Juventus ini.

“Kami memenangkan Liga Champions musim lalu tetapi kami kehilangan gelar La Liga dan Copa del Rey. Dan oleh karena itu semuanya tidak sempurna," jelasnya lagi seperti dilansir Daily Mail.

 Menurutnya, harus ada beberapa perubahan di Madrid (komposisi pemain). Namun, katanya, untuk saat ini dia punya waktu untuk berbicara dan merencanakan. Dia akan fokus pada 11 pertandingan tersisa di La Liga sebelum semua diputuskan di musim baru nanti.

Menurut Zidane, sebenarnya dia tak ingin merasa bertanggung jawab dengan hancurnya kondisi Madrid sepeninggalannya. Dia merasa sudah tak memiliki hubungan dengan hal itu karena dia sudah meninggalkan klub. Tetapi ketika Presiden Florentino Perez memintanya kembali, dia merasa tak tega dan ingin berbuat sesuatu.

“Hati saya mengatakan bahwa saya telah beristirahat dan presiden memanggil saya dan saya ingin datang dan hanya itu. Keinginan yang saya miliki adalah apa yang telah membawa saya ke sini," jelasnya.

Zidane memang harus bekerja keras mengingat ada gap yang muncul di tim. Masalah Gareth Bale yang terus mendapat tekanan, pertengkaran Sergio Ramos dengan Florentino Perez dan Marcelo, masalah Isco yang ngambek karena tak banyak dapat menit bermain, juga termasuk kiper andalannya musim lalu, Keylor Navas, yang mulai ditepikan oleh Solari.(hbk/themail)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook