Dorong Pasar Rakyat Punya Ekosistem Online

Ekonomi-Bisnis | Rabu, 13 Maret 2019 - 13:12 WIB

TANGERANG SELATAN (RIAUPOS.CO) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peresmian Pasar Rakyat dan pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2019, di ICE BSD Tangerang, Banten pada Selasa (12/3). Pada kesempatan itu, Jokowi mengingatkan Kementerian Perdagangan maupun pemerintah daerah, untuk menyiapkan ekosistem online bagi pedagang di pasar rakyat.

“Keluhan-keluhan itu sudah masuk ke telinga saya, setiap saya masuk ke pasar. Apa yang saya dengar di bawah; pak, kami ini kalah dengan yang online-online. Mereka menyampaikan itu,” ungkap Jokowi dalam sambutannya.

Oleh karena itu, mantan Wali Kota Solo ini meminta Kemendag memulai untuk menyiapkan pasar-pasar rakyat membangun ekosistem online sejalan dengan perbaikan offline-nya. “Ekosistem offline diperbaiki tetapi disiapkan ekosistem online, sehingga pasar rakyat memiliki marketplace, memiliki platform. Untuk menyiapkan diri menuju kepada era digital. Yang sekarang sudah masuk ke negara kita,” pinta Jokowi.

Dia menyebutkan, bila keluhan pedagang di pasar rakyat ini tidak direspons, bukan tidak mungkin mereka juga gulung tikar sebagaimana yang dialami sejumlah pasar modern. “Kalau ini tidak di respons, hati-hati. Di Cina mal-mal sudah banyak yang tutup, karena kalah dengan yang namanya online, Di sini juga sudah mulai, tapi mulai dengan yang gede, mal,” jelasnya.

Untuk itu lah dia menginginkan ekosisten offline dan online di pasar rakyat juga mulai dibangun. Ini menjadi tugas para bupati, wali kota untuk memperbaiki tata kelola produk dagangan yang berasal dari petani, nelayan. Bila perlu, pemda bisa menganggarkan mesin untuk pengemasan produk yang dihasilkan masyarakat, sehingga memiliki nilai jual bahkan mampu merambah ke pasar online.(fat/jpnn)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook