Akhir Februari Jembatan Alamuddin Syah Bisa Dilalui

Riau | Jumat, 15 Februari 2019 - 09:37 WIB

Akhir Februari Jembatan Alamuddin Syah Bisa Dilalui
MEGAH: Jembatan Sultan Alamuddin Syah ikon baru Kota Pekanbaru yang baru diresmikan Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim terlihat megah dengan cahaya lampu yang menyinarinya, Kamis (14/2/2019). Foto kiri bawah, Ketua DPRD Riau Septina Primawati didampingi Gubri Wan Thamrin Hasyim (tiga kiri) memotong pita sebagai simbol peresmian. Foto kanan bawah, warga menggunakan payung menuju lokasi acara peresmian. EVAN GUNANZAR/RIAU POS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Prosesi peresmian jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Marhum Bukit) sudah dilakukan. Gubernur Riau (Gubri) H Wan Thamrin Hasyim bersama Forkopimda Riau meresmikan jembatan yang menghabiskan dana Rp440 miliar itu di tengah guyuran hujan, Kamis (14/2) pagi.

Meski sudah diresmikan, jembatan yang menghubungkan pusat Kota Pekanbaru dengan Kecamatan Rumbai Pesisir itu belum bisa langsung dilalui. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terlebih dahulu harus menunggu hasil uji beban yang sudah dilaksanakan pada Jumat (8/2) lalu. Sembari menunggu hasil uji beban, angin segar diberikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI. Bersama tim yang bertindak mengeluarkan rekomendasi kelayakan penggunaan jembatan, secara umum jembatan itu dinilai layak digunakan.

“Jadi ada 11 profesor yang bertindak melakukan perumusan hasil uji beban jembatan. Dari hasil rapat itu, seluruh profesor menyetujui Jembatan Alamuddin Syah ini diberikan sertifikat layak operasi. Yakni sertifikat yang menjadi dasar jembatan boleh dilalui,” kata Kepala Dinas PUPR Riau Dadang Eko Purwanto yang juga ikut dalam rapat itu.

Meski sudah ada kesimpulan yang diberikan para profesor, namun Dadang menilai lebih aman pembukaan jembatan itu menuggu sertifikat layak operasi.

“Saya sudah lapor ke pimpinan, bahwa membuka jembatan lebih aman menunggu sertifikat. Sertifikat itu yang menandatangani Pak Menteri,” jelasnya.

Dengan sudah adanya kesimpulan dari para profesor penguji tersebut, menurut Dadang kemungkinan besar sertifikat layak operasi akan dikeluarkan pada bulan ini juga. Jika sertifikat itu sudah keluar, maka jembatan akan langsung dibuka.

“Kemungkinan besar akhir Februari ini jembatan sudah dibuka dan bisa dilalui masyarakat,” sebutnya.

Sedangkan terkait dua flyover (jembatan layang) yang juga sudah diresmikan, dikatakan Dadang dalam sepekan ke depan ini pihaknya bersama instansi terkait seperti dinas perhubungan dan kepolisian akan melakukan pemantauan dan evaluasi.

“Setelah satu pekan, kami akan evaluasi. Bagaimana arus lalu lintas di lokasi itu. Selain rambu-rambu, juga akan ditempatkan petugas di sana untuk membantu mengarahkan pengendara,” katanya.





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook