Lingkar Barat Duri Jangan Sampai Terbengkalai Lagi

Riau | Rabu, 13 Februari 2019 - 16:29 WIB

DURI (RIAUPOS.CO) - Rencana Pemkab Bengkalis melanjutkan pembangunan jalan lingkar Barat Duri melalui program reguler (bukan multiyears seperti dirancang awal) mulai tahun ini disambut gembira banyak pihak. Karena itu, dinas terkait diminta untuk betul-betul menuntaskan semua kendala yang masih tersisa agar proyek tersebut tidak terbengkalai lagi.

Harapan tersebut disampaikan pemuka masyarakat Mandau H Selamat Simamora di Duri, Selasa (12/2).

Penghibah 16x174 meter persegi lahan untuk proyek lingkar Barat Duri di Dusun Belading Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan ini menduga, masih ada satu dua persil tanah warga yang terkena proyek jalan lingkar Barat tersebut masih menyisakan masalah. Itu dibuktikan dengan tidak tuntasnya pengaspalan jalan itu di beberapa titik ketika pelaksanaan proyek multiyears selama 18 bulan pada tahun 2013 silam.

“Sebetulnya sebagian besar pemilik tanah sudah menghibahkan lahan mereka untuk jalan lingkar Barat tersebut. Kalau pun ada satu-dua pemilik yang tidak rela menghibahkan tanahnya karena sesuatu hal, kami berharap secepatnya bisa dituntaskan dengan sebaik mungkin oleh instansi terkait. Sebab kita tak ingin proyek yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat ini bakal terbengkalai lagi,” kata Simamora.

Kalau ada pemilik tanah yang benar-benar tak bisa ikhlas tanahnya diambil untuk pembangunan jalan itu, katanya lagi, pemberian kompensasi atau ganti rugi mungkin layak juga untuk dipertimbangkan. “Sebab walau bagaimana pun, kelanjutan proyek yang sudah lama tak tuntas ini sangat diperlukan. Karena ini untuk kepentingan umum, harus mendapat prioritas utama,” ujarnya.

Harapan senada juga disampaikan tokoh wanita Mandau, Hj Elida Netti SH MH. Dia menyambut sangat positif rencana Pemkab Bengkalis melanjutkan pembangunan jalan lingkar Barat itu mulai tahun ini.

“Kita berharap kalau memang ada warga yang masih keberatan tanahnya dipakai untuk pembangunan jalan lingkar Barat Duri itu bisa meninjau ulang keberatannya. Sebab ini untuk kepentingan orang banyak. Dan instansi pemerintah pun kita minta bijaksana agar tidak ada pemilik lahan yang merasa terpaksa atau tersakiti karena adanya program pembangunan jalan ini,” harapnya.(sda)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU