Selamatkan Ibu, Berkelahi dengan Begal

Kriminal | Minggu, 10 Februari 2019 - 13:47 WIB

SIAK (RIAUPOS.CO) - Ruas jalan lintas Siak-Perawang atau sebaliknya mulai rawan aksi begal kendaraan bermotor. Setelah pekan lalu ada kabar seorang pengendara dari Siak menuju Pekanbaru dibegal, Kamis (7/2) kembali terjadi aksi serupa. Terhadap dua perempuan berkendara roda dua dari Siak menuju Perawang. Kepada masyarakat khususnya pengendara sepeda motor diharap waspada dan hati-hati melintasi ruas jalan tersebut.

Korban perempuan yang berhasil selamat dari begal kendaraan bermotor pada Kamis itu bernama Nurhafizah (20), bersama sang ibu Erlina (46), Ia berangkat dari rumah sekitar pukul 15.30 WIB mengendarai sepeda motor Beat BM 3642 SE. Dari wilayah Dayun menuju Perawang.

Namun, malang bagi keduanya,  di Jalan Siak-Perawang, Tualang, warga Buana Makmur, Dayun, Siak ini sempat ditodong dua pelaku begal. Namun, ia terus melawan sekuat tenaga hingga akhirnya dua begal itu menyerah dan kabur tanpa bisa membawa sepeda motor korban.

“Saya lawan terus, saya tak mau tahu. Dia memukul, balas saya pukul, dia menendang, saya balas metendang,” seru Fizah, bercerita.

Fizah mengaku, keberaniannya muncul seketika  melihat ibunya dipukul dan ditodong senjata api.

“Awalnya saya takut, tapi melihat mama saya dipukuli dan ditodong pistol, saya  langsung melawan. Begal itu bilang,  tembak. Lalu saya jawab, tembak saja. Tak mau saya,  mama sampai ditembak. Saya pukul dia pakai tas yang saya pegang. Terus dia menempelkan pistolnya di kepala saya. Saya tidak peduli, saya terus lawan. Akhirnya dua pelaku begal itu kabur, tapi tas saya dan tas mama dirampasnya,” ungkap pebisnis online ini.

Akhirnya Fizah harus merelakan tas miliknya dan ibunya yang ikut dibawa kabur.

Sebelum kejadian, dijelaskannya, dirinya ditemani sang ibu berniat mengambil produk jualannya pada agen di Perawang, Tualang. Sampai di TKP, tiba-tiba dipepet dua lelaki  mengendarai sepeda motor Vixion warna merah. Serta merta lelaki yang duduk di boncengan mencabut kunci kontak sambil menendang sepeda motornya. Fizah dan Erlina pun terjatuh di aspal.

Setelah perkelahian, ia melapor ke Polsek Lubuk Dalam. Namun, ia diarahkan agar melapor ke Polsek Tualang karena TKP berada di wilayah hukum Polsek Tualang. Tapi karena jauh, akhirnya Fizah melapor ke Polres Siak di Dayun.

 Kapolres Siak AKBP Ahmad David SIK melalui Kasat Reskrim AKP M Faizal Ramzani SH SIK membenarkan adanya laporan dari Nurhafizah.(egp)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook