Nenek Tenggelam di Sungai Kuantan

Begini Ceritanya | Minggu, 10 Februari 2019 - 15:44 WIB

Nenek Tenggelam di Sungai Kuantan
PENCARIAN KORBAN TENGGELAM: Basarnas Pekanbaru melakukan pencarian Hasanah (80) yang tenggelam di Sungai Kuantan sejak Jumat (8/2). Hingga Sabtu (9/2/2019), korban belum juga ditemukan.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang belakangan diketahui bernama Hasanah (80) warga Desa Pebaun Hulu, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi dilaporkan tenggelam  di Sungai Kuantan, Jumat (8/2) sekitar pukul 15.30 WIB. Hingga Sabtu (9/2) siang , tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Pekanbaru masih melakukan korban.

Kepala Desa Pebauan Hulu, Refnaldi mengatakan, dari informasi yang ia terima, saat itu korban hendak ke Sungai Kuantan yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Saat itu, sempat ada warga yang melihat sang nenek berada di tepi sungai, namun setelah beberapa saat, korban tidak lagi tampak di tepi sungai.

“Ada warga yang melihat dari rumahnya, nenek itu di tepi sungai, saat warga itu masuk ke dalam rumah dan kembali keluar rumah sekitar 10 menit, nenek itu tidak ada lagi,” katanya.

Mengetahui hal tersebut, lanjut Refnaldi, saksi kemudian melaporkan kejadian itu. Saat itu, ia dan warga lainnya datang ke lokasi dan hanya mendapati baju sang nenek di tepi sungai.

“Saat itu kami sempat melakukan pencarian, namun setelah beberapa jam melakukan pencarian belum membuahkan hasil. Selanjutnya kami melaporkan kejadian ini kepada pihak Basarnas Pekanbaru sekitar pukul ukul 21.20 WIB,” ujarnya.

Kepala Basarnas Pekanbaru Gede Darmada mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung memberangkatkan satu tim penolong dengan menggunakan peralatan lengkap.

“Tim tiba di lokasi sekitar pukul 04.00 WIB,  kemudian mulai melakukan pencarian korban pada pukul 06.00 WIB. Hingga Sabtu siang, korban belum ditemukan. Selain Basarnas, unsur yang terlibat melakukan pecarian di lokasi juga ada dari pihak Kecamatan Kuantan Mudik, Polsek Kuantan dan masyarakat setempat,” sebutnya.(sol)






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU