TANPA PEMENANG

Olahraga | Jumat, 08 Februari 2019 - 10:05 WIB

TANPA PEMENANG
DIKEPUNG: Penyerang Barcelona Lionel Messi dikepung bek Real Madrid Marcelo dan Toni Kroos dalam semifinal leg pertama Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Kamis (7/2/2019).

BARCELONA (RIAUPOS.CO)-Tradisi El Clasico yang selalu panas memang tidak bisa dihapus. Namun, khusus edisi ke-239 pada leg pertama semifinal Copa del Rey kemarin, tansi tinggi dikalahkan adu cermat dua entrenador.

Bagaimana tidak. Kedua tim memang tidak menurunkan tim utama seperti yang mereka terapkan di La Liga dan Liga Champions. Blaugrana bahkan tanpa Lionel Messi di starting eleven karena baru pulih dari cedera hamstring yang didapatnya ketika melawan Valencia pada jornada ke-22 La Liga. Belum lagi Ousmane Dembele yang masih cedera engkel. Sebagai ganti, Ernesto Valverde gambling dengan memasang Malcom sebagai ganti La Pulga.

Los Merengues setali tiga uang. Mereka tanpa Gareth Bale, Isco, Casemiro, dan Thibaut Courtois. Posisi Bale yang sebenarnya sudah 100 persen diisi Lucas Vazquez.

Uniknya, Malcom dan Vazquez membuktikan kepercayaan pelatih masing-masing dengan brilian. Keduanya menjadi pencetak gol. Vazquez melakukannya lebih dulu ketika laga yang dihelat di Camp Nou itu baru berusia enam menit. Sedangkan Malcom membobol gawang Keylor Navas di paro kedua pada menit ke-57.

Bagi Barca, hasil tersebut bisa jadi kerugian. Sebab, Real hanya perlu skor 0-0 di leg kedua yang digeber di Santiago Bernabeu. Hasil imbang kemarin juga membuat Real selalu mencetak gol ketika away melawan Barcelona di 15 pertemuan terakhir dengan total 26 gol. Itulah performa away terbaik Real dibanding away melawan tim lain.

‘’Saya yakin itu (golnya, red) bisa mengangkat kepercayaan diri Malcom. Semoga dia bisa terus membantu kami,’’ ucap Sergio Busquets yang kemarin jadi kapten pengganti Messi seperti dilansir Mundo Deportivo.

Winger yang dibeli Barca dari Girondins Bordeaux seharga EUR 41 juta tersebut memang angin-anginan musim ini dan lebih banyak diparkir. Pemain berkebangsaan Brazil tersebut hanya tampil sebanyak 14 pertandingan di semua ajang dengan mencetak 3 gol tanpa assist.

Meski tidak seburuk Malcom, Vazquez sebenarnya juga pemain serep. Posisi yang ditempatinya milik Gareth Bale. Meski begitu, jebolan akademi Real tersebut tertolong dengan kepiawaiannya bermain di banyak posisi asal di sisi kanan, seperti gelandang bahkan bek. Dia sudah membukukan 31 laga di semua ajang dan menyumbang 5 gol plus 4 assist.

Kesamaan lainnya, kedua tim menerapkan fluid formation alias formasi berlapis. Memang, yang tertulis adalah pola 4-3-3. Namun, di tengah-tengah laga terlihat beberapa kali berubah jadi 4-4-2. Di Barca, yang menyamar jadi gelandang untuk formasi tersebut adalah Philippe Coutinho dan Malcom. Sedangkan untuk Real, tugas itu diemban Vazquez.(io/eca)

(Laporan JPG, Barcelona)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook