Bukan Pentas Kreator Malas

Olahraga Minggu, 03 Februari 2019 - 11:27 WIB

Bukan Pentas Kreator Malas
Kevin De Bruyne dan Mesut Ozil. (INTERNET)

MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Kevin De Bruyne dan Mesut Ozil kreator terbaik di Premier League. De Bruyne pernah jadi pencatat assists terbanyak musim 2016-2017, merebut gelar serupa yang didapat Ozil semusim sebelumnya. Nah, musim ini KDB -inisial nama De Bruyne- dan Ozil sama-sama sedang meredup. Begitu pula dengan kreasi assists-nya di Premier League.

Dua musim terakhir, kreasi De Bruyne dan Ozil bergantian jadi penentu bentrok antara Manchester City kontra Arsenal. Kreasi dua kreator ini kembali dinanti pada bentrok di Etihad, Manchester, malam nanti WIB (Siaran langsung RCTI/beIN Sports 1 pukul 23.30 WIB).

‘’Dua pemain ini tetap penentu laga,’’ kata gelandang City Ilkay Guendogan, dalam wawancaranya di Manchester Evening News.

Guendogan sudah memahami De Bruyne dan Ozil. Dia main bareng De Bruyne di The Citizens dua musim terakhir. Dengan Ozil, dia sudah sembilan tahun bersama ketika membela timnas Jerman. Meski begitu, dia mengklaim kali ini jadi pekannya De Bruyne.

‘’Kevin saat ini sedikit lebih agresif,’’ sebut gelandang yang kerap dimainkan tactician Pep Guardiola pada saat De Bruyne absen.

De Bruyne sudah membuktikannya di 2019. Di Piala FA dan Piala Liga, dalam tiga laga gelandang timnas Belgia itu sukses mengoleksi dua gol dan dua assists. Kontribusi yang sudah lumayan baginya pascapulih dari cedera lutut.

‘’Orang mungkin masih sulit menerimanya. Tapi, dengan kekaleman dan pergerakan yang lambat, dia masih elegan. Percayalah, susah bagi klub-klub mana pun bertahan dari tipikal pemain seperti ini,’’ klaim Guendogan.

Di balik kekalahan 1-2 atas Newcastle United (30/1), lini tengah City kembali lagi milik trio De Bruyne, David Silva, dan Fernandinho. Musim ini, baru kemarin trio tersebut langsung tampil sebagai starter. Pep diyakini akan mengulanginya malam nanti. Dilansir Goal, Pep tetap ingin melihat De Bruyne terus on fire. Baik sebagai starter atau pengganti di Premier League.

Dalam analisanya, inkonsistensi lini tengah jadi salah satu penyebab menurunnya grafik performa Silva dkk musim ini. ‘’Permainan kami bakal bagus hanya jika penampilan individual kami juga meningkat. Pertanyaan yang sama juga tentang Kevin,’’ tutur Pep. Di antara tiga trio, De Bruyne yang paling muda.

El Mago -julukan Silva- dan Fernandinho sudah menapaki 33 tahun. Sebab itu, Pep pun meminta support dari lini ketiga timnya agar mendukung pergerakan gelandang-gelandangnya. Termasuk De Bruyne.

‘’Yang bisa mengatasi persoalan tim ini bukan hanya saya. Tapi juga dari kolektivitas pemain,’’ pinta pelatih Spanyol pertama yang mengangkat trofi Premier League itu.

Kreasi assists De Bruyne baru musim ini anjlok. Musim lalu dia masih penyuplai assists terbanyak dari Etihad Campus, kamp latihan City. Itu berbeda dengan Ozil. Der Rabe -julukan Ozil- bahkan sejak musim lalu sudah mulai tergeser perannya. Di Premier League musim lalu, koleksi delapan assists-nya disamai Aaron Ramsey.(ren/jpg)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook