Tabrak Truk Tanki, Sopir Fuso Tewas di Tempat

Riau | Senin, 28 Januari 2019 - 14:03 WIB

Tabrak Truk Tanki, Sopir Fuso Tewas di Tempat
RINGSEK: Kondisi truk Fuso Terado BK 8902 BG yang dikemudikan Ramli ringsek setelah menabrak truk Tanki BM 8044 ZU di jalan lintas timur KM 91 meter Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Jumat (25/1/2019) lalu. (M AMIN AMRAN/RIAU POS)

BAGIKAN


BACA JUGA

PANGKALANKURAS (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan raya kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan. Kali ini, kecelakaan menimpa seorang supir Fuso Terado bernama Ramli (51) warga Kecamatan Gunung Malela Simalungun (Sumut) yang meregang nyawa (meninggal dunia) di tempat dengan kondisi mengenaskan.

Hal ini terjadi setelah kendaraannya BK 8902 BG menabrak truk tanki BM 8044 ZU yang dikemudikan Zulfikarsyah (53) warga Perum GSA Blok D Kecamatan Pangkalan Kerinci di jalan lintas timur KM 91 meter, Desa Palas Kecamatan Pangkalan Kuras, Jumat (25/1) lalu sekitar pukul 18.00 WIB.

“Usai kejadian, jasad korban dibawa ke RS Efarina Pangkalan Kerinci untuk divisum. Sedangkan Zulfikarsyah saat ini telah diamankan di Mapolsek Pangkalan Kuras guna proses lebih lanjut,” terang Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan kepada Riau Pos, Ahad (27/1).

Dijelaskan Kapolres, kejadian tersebut bermula saat mobil truk tanki BM 8044 ZU yang dikemudikan Zulfikarsyah, bergerak dari arah Pangkalan Kuras menuju Pekanbaru dengan kecepatan tinggi. Namun, saat berada di Jalan Lintas Timur 91 meter Desa Palas Kecamatan Pangkalan Kuras yang menurun, truk tersebut menghentikan laju kendaraannya akibat adanya pengerjaan jalan galian box culvert.

Namun tiba-tiba, dari arah belakang truk tanki tersebut, muncul kendaraan bermotor truk Fuso Terado BK 8902 BG yang dikemudikan korban dengan kecepatan sangat tinggi.

Sehingga saat berada di lokasi kejadian, Ramli tidak dapat menghentikan laju kendaraannya.
“Alhasil, karena jarak yang sudah dekat, sehingga bagian depan mobil korban menghantam kerasnya bagian belakang sebelah kiri truk tanki,’’ ujarnya.(amn)
 tersebut,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, sambung Kaswandi, pengemudi truk Fuso Terado akhirnya meninggal dunia ditempat dengan kondisi mengenaskan setelah mengalami luka berat pada bagian pergelangan kaki bawah kiri dan lutut sebelah kanan. Sementara itu, pengemudi mobil truk Tanki BM 8044 ZU, tidak mengalami luka atau dalam kondisi sehat.

 Dan bersama warga yang melihat kejadian lakalantas tersebut, tim Laka Polsek Pangkalan Kuras langsung membawa korban ke RS Efarina Pangkalan Kerinci untuk divisum.

“Jadi, dari hasil penyelidikan yang dilakukan dilapangan, penyebab kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil truk Fuso Terado BK 8902 BG bernama Ramli yang tidak memperhatikan dan menjaga jarak iring dengan kendaraan yang berada didepannya di jalan penurunan dan ada pengerjaan jalan galian Box Culver, sehingga menyebabkan terjadinya lakalantas,” tutupnya.(amn)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook