Masih Ditemukan Wajib Pajak Tak Jujur

Pekanbaru | Selasa, 22 Januari 2019 - 09:40 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) - Badan pendapatan daerah (Bapenda) Pekanbaru, belakangan ini masih menemukan wajib pajak yang tidak jujur dalam hal melakukan pembayaran kewajibannya. Hal tersebut diketahui setelah pihak Bapenda memasang alat tapping box pada beberapa objek pajak di Pekanbaru.

Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, dari data yang mereka miliki saat ini, tercatat sudah ada 20 wajib pajak yang tidak jujur dalam hal pelaporan dan pembayaran pajaknya. Akibat ketidakjujuran tersebut, potensi penerimaan daerah mengalami kebocoran hingga ratusan juta setiap bulannya.

“Dari hasil pengecekan data melalui alat tapping box yang sudah dipasang, diketahui ada sekitar 20 wajib pajak yang tidak jujur. Atau terjadi selisih pembayaran antara omset yang diterima dengan pajak yang dibayarkan,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari alat tapping box, terjadi kurang bayar pada wajib pajak mulai dari Rp18 juta hingga Rp67 juta per bulannya. Dari data tersebut, wajib pajak tidak mengelak lagi, karena alat tapping box yang telah dipasang bisa memindai transaksi secara real time.

“Terhadap wajib pajak yang tidak jujur tersebut, saat ini sedang dilakukan proses pemeriksaan. Setelah proses pemeriksaan tersebut, para wajib pajak tersebut juga diharuskan untuk segera melunasi kekurangan bayar tersebut,” tegasnya.

Sedangkan untuk progres pemasangan alat tapping box, Bapenda mengaku sudah memasang sekitar 300 alat tapping box terhadap wajib pajak yang ada di Pekanbaru. Pemasangan ini akan terus dilanjutkan, karena tahun ini pihaknya menargetkan bisa memasang tapping box hingga ribuan unit.

“Kami akan terus pasang alat tapping box ini, karena manfaatnya sangat terasa untuk mendongkrak pendapatan asli daerah dari sektor pajak. Apalagi dalam hal pemasangan tapping box ini, kami mendapatkan dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujarnya.(sol)






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook