Depan >> Berita >> Riau >>
MUI Riau: Info GP Ansor itu Fitnah Sebut Kelompok Radikal Terkonsolidasi
Sabtu, 12 Januari 2019 - 14:44 WIB > Dibaca 960 kali Print | Komentar
MUI Riau: Info GP Ansor itu Fitnah Sebut Kelompok Radikal Terkonsolidasi
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Zulhusni Domo. (INTERNET)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Quomas menyebut, ada kelompok radikal yang mendukung salah satu kontestan di pemilu 2019 di Riau. Pernyataan ini dinilai tidaklah benar.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Zulhusni Domo mengaku, bahwa apa yang disampaikan oleh Yaqut adalah tidak benar. Hal tersebut dinilai mengada-ada. "Fitnah itu," kata Zulhusni Domo, Sabtu (12/1).

Kata Zulhusni, apa yang disampaikan oleh Yaqut itu, tidak berdasar. Bahkan dia yang adalah orang Riau, tak menemui hal tersebut. "Tahu pula dia daripada kita lagi," sebutnya.

Sementara, Ketua Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) Riau, Ustaz Yana Mulyana, malah tak menghiraukan apa yang disampaikan oleh Yaqut. Karena, kata dia, pernyataan Yaqut tersebut adalah pernyataan yang mustahil.

"Itu memang pernyataan mustahil sebenarnya. Kalau saya menilai, Yaqut itu menganggap, dia yang paling NKRI, dialah yang paling Pancasila, dia yang merasa yang menghargai keberagaman," katanya.

Tapi jika ada yang bertentangan dengan pemahaman Yaqut, kata Yana, dinilai sebagai radikal. Padahal, bukan berarti berbeda pemahaman dan pandangan politik itu, tidaklah. Bahkan, perbedaan pendapat dan pemahaman tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap NKRI.

Bahkan, dia menilai bahwa yang disampaikan oleh Yaqut adalah pernyataan kebodohan. "Kalau saya menyebutnya bukan fitnah. Tapi karena kebodohannya saja. Kebodohan dalam memandang persoalan, sehingga berkesimpulan seperti itu," sebut dia.

"Sebagai orang Riau, kami menolak apa yang dinyatakan oleh Yaqut itu," sambungnya.

Yana juga menilai, banyak pemahaman Yaqut yang tidak bisa diterima oleh masyarakat Riau. "Karena di Riau ini mereka tidak bebas idenya, gagasannya, yang menurut kita sangat menyeleneh dan bertentangan dengan pandangan umum masyarakat Riau," ujar dia.

Meski demikian, Yana tak akan mengambil sikap apa-apa. Dia menganggap pernyataan Yaqut sebagai angin lalu. "Kita mengikuti saja lah dulu maunya mereka itu seperti apa," sebutnya.

"Kalau menurut saya, itu sebatas cari perhatian saja. Cari sensasi saja. Dia bilang orang Riau itu radikal, ya saya menganggap itu tak perlu ditanggapi. Orang bodoh tak perlu ditanggapi. Anggap angin lalu saja," tegas Yana.(dal)
KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai

Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 WIB

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 WIB

Atap Halte TMP Rusak Parah

Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 WIB

Pokja Tiga Proyek  Infrastruktur Diperiksa

Selasa, 22 Januari 2019 - 16:29 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us