Pencari Rumput Ditemukan Tewas Gantung Diri

Riau | Sabtu, 12 Januari 2019 - 12:20 WIB

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Warga Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) heboh, saat ditemukan seorang pencari rumput untuk pakan sapi bernama Cokro, Kamis (10/1) siang, dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi leher terikat di salah satu kebun karet milik warga setempat.

Setelah diketahui korban dikabarkan tidak pulang ke rumah sejak Rabu (9/1) pagi yang pamit untuk pergi mencari rumput pakan sapi kepada sang istri bernama Sukinah. Diduga korban meninggal dunia, akibat bunuh diri dengan menggunakan seutas tali.

Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH kepada wartawan, Jumat (11/1) menjelaskan, sebelum korban Cokro ditemukan meninggal dunia di salah satu kebun karet milik warga, berawal korban Cokro pamit kepada istrinya Sukinah untuk mencari rumput, dan membawa gerobak di sekitaran Dusun Suka Dana Desa Pasir Utama Rabu (9/1) pukul 08.00 WIB.

Namun hingga Rabu malam, korban Cokro tidak pulang ke rumah. Di mana seorang warga bernama Wagiman‎, menemukan gerobak dan sabit milik korban di pinggir areal persawahan, namun ketika dicari keberadaan korban tidak ditemukan.

Dengan tidak diketahui keberadaan korban yang dicari keluarga dan warga setempat, Kamis siang (10/1) pukul 13.00 WIB, korban Cokro ditemukan sudah meninggal dunia di kebun karet  warga bernama Junaidi di sekitaran Dusun Suka Dana Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, dengan kondisi leher terlilit tali.

‎Cokro ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga. Setelah itu warga melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Hilir Bripka Ardino, Kamis  pagi. Sebelum ditemukan, polisi mendapat laporan seorang warga hilang, ujarnya.

Nanang mengaku, pencarian terhadap korban hilang akhirnya ditemukan Kamis siang oleh warga bernama Nardi dan Kamit. Korban ditemukan pohon karet, dengan posisi terduduk di tanah, dan leher korban masih terlilit tali yang terikat di pohon.(epp)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU