Jalan Simpang PIR-Dayo Diresmikan

Riau | Sabtu, 12 Januari 2019 - 12:15 WIB

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman, Jumat (11/1), meresmikan penggunaan Jalan Simpang Pir menuju Desa Dayo, Kecamatan Tandun sepanjang 3,7 kilometer.

Peresmian jalan aspal yang didanai dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi dan APBD Perubahan kabupaten tahun 2018 itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Rohul dilapangan.

Turut disaksikan Ketua TP PKK Hj Peni Herawati Sukiman, Kepala Dinas PUPR, Anton ST MT, Kepala Bappeda Rohul Nifzar SP MIp, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Rohu Ir Sri Hardono MM. Wakil Ketua DPRD Rohul Zulkarnain SSos, Upika Kecamatan Tandun, sejumlah kepala desa se-Kecamatan Tandun dan  tokoh masyarakat setempat.

Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, Jumat (11/1) menjelaskan, pemerintah daerah komit dan menjadikan skala prioritas pembangunan infrastruktur dasar masyarakat yakni jembatan dan peningkatan ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat dalam mengangkut hasil produksi pertanian dan perkebunan.
Dibuktikan, pada Jumat lalu peningkatan pembangunan ruas jalan aspal Simpang PIR menuju Desa Dayo sepanjang 3,7 Km yang dibangun pada tahun 2018, telah diresmikan.  

Menurutnya, sudah puluhan tahun dinanti masyarakat tiga desa (Tapung Jaya, Bono Tapung dan Desa Dayo), akhirnya ruas jalan sepanjang 3,7 Km baru terealisasi. Pada tahun ini, akan dilanjutkan pembangunannya 3 Km lagi tahun ini.   

Sukiman menjelaskan, dana untuk peningkatan ruas jalan sepanjang 3,7 Km itu, di antaranya 2,7 Km bersal dari bantuan keuangan Provinsi Riau tahun 2018 dan pengaspalan 1 Km lagi didanai dari APBD perubahan tahun 2018
Orang nomor satu Rohul itu menegaskan, pengaspalan Jalan Simpang Pir menuju Dayo ini akan dilanjutkan tahun ini. Karena belum seluruh ruas jalan teraspal hingga ke ibukota desa. Dikarenakan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

‘’Program pembangunan infrastruktur ini, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengentaskan pembangunan terutama jalan dan jembatan di pedesaan. Ini masih awal, dan kita akan upayakan pengaspalan berikutnya bisa berlanjut, sebab akses jalan ini sidah berpuluh-puluh tahun dinanti masyarakat, baru tahun ini dinikmati masyrakat,’’ tuturnya.(izl)

(Laporan ENGKI PRIMA PUTRA, Pasirpengaraian)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU