Status Siaga Darurat Karhutla Segera Ditetapkan
Jumat, 04 Januari 2019 - 10:37 WIB > Dibaca 548 kali Print | Komentar
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai melanda Riau. Setidaknya, di awal tahun ini, sudah ada belasan hektare lahan yang terbakar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, juga akan segera menetapkan status siaga darurat karhutla.

   Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi mengaku, akan melakukan rapat untuk membahas penetapan status siaga darurat karhutla ini. Dengan penetapan status siaga darurat lebih awal, maka penanganan bisa lebih maksimal.

   “Makanya kita segera antisipasi. Nanti saya akan komunikasikan dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau,” kata Ahmad Hijazi, Kamis (3/1) di Kantor Gubernur Riau.

    Karena itu kata Ahmad Hijazi, pihaknya akan menetapkan status siaga darurat karhutla dengan waktu tak lama lagi.

“Kalau perlu siaga cepat, mengingat kebakaran lahan sudah terjadi. Kita segera tetapkan status siaga darurat karhutla,” kata dia.

 Melihat cuaca beberapa hari ini panas terik dan angin kencang kata dia, tentu menjadi ancaman kebakaran lahan di Riau. “Ya, secepatnya kita tetapkan,” kata mantan Sekretaris Badan Perencana Pembangunan Daerah Provinsi Riau ini.

Sementara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan, wilayah pesisir Riau rawan karhutla. Antara lain, Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, hingga Kepulauan Meranti.

 “Potensi karhulta di wilayah pesisir Riau cukup tinggi. Curah hujan di wilayah pesisir saat ini sangat kecil dan cuaca juga cukup panas,” kata Staf Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Mia Fadillah.

   Secara umum kata Mia, Provinsi Riau menghadapi peralihan cuaca atau pancaroba dari musim penghujan ke musim kemarau. Wilayah pesisir seperti yang disebutkan tersebut, menghadapi musim kemarau lebih cepat dibanding wilayah lainnya.

 Mia memprediksi, musim kemarau akan terus bergeser ke wilayah lainnya di Provinsi Riau. Sepenuhnya memasuki musim kering pada akhir Januari mendatang. “Musim kemarau nanti akan berlanjut hingga Februari,” ujarnya.

 Rendahnya curah hujan di wilayah Riau berdampak pada mengeringnya lahan gambut, terutama di wilayah pesisir. Di Rokan Hilir, sekitar 15 hektare lahan gambut sudah terbakar hebat. Hingga kini masih dalam proses pemadaman.

 Lokasi kebakaran lahan di awal 2019 tersebut terjadi di Desa Mumugo, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir. Petugas gabungan masih kesulitan melakukan pemadaman karena terkendala sumber air dan cuaca yang sangat panas.

Diketahui, pada 2018 lalu, Pemprov Riau menetapkan status siaga Karhuta di awal Januari setelah insiden kebakaran melanda secara masif di beberapa kabupaten dan kota di wilayah itu. Status siaga darurat karhutla itu berakhir pada 30 November 2018.

 Pada 30 November itu, Pemprov Riau juga menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. Ini mengingat bencana banjir yang melanda di sejumlah daerah Riau. Status siaga darurat banjir ini baru berakhir pada 31 Desember 2018.(dal)


KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Status Siaga Banjir Belum Dicabut

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:00 WIB

Masyarakat Diajak Jaga Keindahan Taman

Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 WIB

Kejadian Pencemaran  Lingkungan Meningkat

Rabu, 16 Januari 2019 - 13:30 WIB

Dua Perbup Kawasan  Wisata Diajukan

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:01 WIB

Pembangunan Pasar Puo Raya dan Kasimang Tuntas 100 Persen
Sagang Online
loading...
Follow Us