Porsi Latihan Jorji Ditambah Demi Gelar Bergengsi

Olahraga | Selasa, 01 Januari 2019 - 11:07 WIB

Porsi Latihan Jorji Ditambah Demi Gelar Bergengsi
Gregoria- Mariska-Tunjung

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pelatih tunggal putri PBSI Minarti Timur membebankan dua target untuk Gregoria Mariska Tunjung di tahun 2019. Selain harus meraih gelar juara di turnamen BWF World Tour 2019, Jorji diminta untuk masuk ke jajaran ranking 10 besar.

Untuk diketahui, Jorji berhasil memenuhi target yang diberikan PBSI di tahun 2018. Dituntut menembus peringkat 20 besar, Jorji sukses melebihi ekspektasi PBSI dengan duduk di peringkat 15 dunia.

Meski demikian, Jorji belum bisa berbicara banyak di semua turnamen yang ia ikuti. Ia cuma menjuarai Finlandia Terbuka 2018 yang notabene tidak termasuk dalam rangkaian BWF World Tour 2018.

Untuk merealisasikan dua target tersebut, Minarti mengatakan, ia akan mengubah porsi latihan Jorji. Selain untuk menambah kekuatan dan stamina, juga untuk memperbaiki semua kekurangan Jorji.

“Pasti ada latihan tambahan buat fisik. Paling tidak latihan tiga jam, dari jam 7 sampai jam 9 pagi istirahat sebentar lanjut sampai jam 11 dan kemudian sore jam setengah 4 kita latihan lagi. Buat Jorji memang penambahan jam latihan itu perlu, karena masih kelihatan banget kurang kuat fisiknya,” kata Minarti.

Minarti menambahkan, tahun depan ia menargetkan Jorji harus bisa naik podium tertinggi di turnamen level super 100, 300 atau 500.

“Paling tidak jika tidak bisa dapat gelar, dia harus bisa masuk ke ranking 10 besar. Tapi memang kami berharap ada gelar yang diraih di turnanemen level apapun yang dia ikuti,” kata Minarti.

Sepanjang 2018 ini, tunggal putri Indonesia kering prestasi. Selain Jorji, beberapa nama unggulan lain seperti Fitriani, Dinar Dyah Ayustine, maupun Ruselli Hartawan belum berhasil menyumbang gelar di turnamen internasional.

Menurut Minarti, kemampuan tunggal putri Indonesia sebenarnya sudah sangat baik. Namun mereka perlu menggenjot daya juangnya di atas lapangan.

“Daya juang mereka harus lebih bagus, seperti (pebulutangkis) Jepang dan Carolina Marin (Spanyol). Kalau bisa lakukan itu, saya rasa bukan tidak mungkin mereka bisa tampil bagus,” ucapnya lagi.(zed)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook