Pertanyakan Bantuan Pemko untuk Korban Banjir

Lingkungan | Kamis, 27 Desember 2018 - 10:45 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) - Sudah 10 hari lamanya warga Jalan Damai, Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai terendam banjir, namun belum satupun bantuan datang. Baik dari pihak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru maupun pihak swasta di sekitar lokasi. Padahal ada sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban. 

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Pekanbaru Taufik Arrakhman kepada Riau Pos, Rabu (26/12). 

Dalam kesempatan itu, Taufik turut memberikan bantuan kepada warga berupa kebutuhan logisitik serta keperluan lainnya. “Tadi saya sempat bertanya warga. Memang saya saksikan  tidak satupun ada bantuan. Tenda untuk warga mengungsi maupun dapur umum. Sekarag warga hanya bisa menumpang ke tetangga,” ujar Taufik usai meninjau lokasi. 

Mendapati masalah itu Taufik sempat melaporkan kepada pihak Pemko Pekanbaru. Namun Pemko beralasan tidak ada lagi bantuan. Karena anggaran yang dulunya sudah habis. Bahkan ketika ditanyakan solusi, lanjut Taufik, pihak Pemko juga kebingungan mencari jalan keluar atas masalah tersebut. Tidak hanya sampai di situ, Politisi Gerindra itu sempat meminta bantuan pihak Pemprov Riau.

Namun alasan yang kurang lebih sama disampaikan pihak pemprov. Di mana bantuan untuk bencana sudah terfokus pada daerah lain. Sehingga tidak ada lagi bantuan yang bisa disalurkan ke Pekanbaru. “Saya juga minta pemprov tadi. Alasannya kurang lebih sama. Jadi saya bertanya ada apa dengan Pekanbaru kok enggak diperhatikan,” tuturnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pekanbaru Langgeng Widodo mengatakan, terkait keluhan warga tentang bantuan banjir tersebut, pihaknya sudah memberikan bantuan pada Jumat (21/12) lalu berupa bahan makanan. antuan tersebut diserahkan secara langsung di Kantor Kelurahan Palas.

"Untuk korban banjir yang di Jalan Damai, bantuan sudah kami berikan. Tenda dari BPBD Pekanbaru juga sudah dipasang," katanya.(nda/sol)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook