Perdana, Riau Raih Penghargaan Anugerah Kencana

Ekonomi-Bisnis Rabu, 26 Desember 2018 - 10:57 WIB

Perdana, Riau Raih Penghargaan Anugerah Kencana
TERIMA ANUGERAH KENCANA: Asisten I Setdaprov Riau H Ahmad Syah Harrofie mewakili Gubri menerima Anugerah Kencana 2018 dari Menkes RI Nila G Moeloek didampingi Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, akhir pekan lalu di Jakarta. (ISTIMEWA).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Dukungan, komitmen dan peran serta kepala daerah dalam pelaksanaan Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara optimal di Provinsi Riau diapresiasi pusat. Melalui sebuah Anugerah Kencana, merupakan pertama kali diterima Provinsi Riau.

Diserahkan langsung Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek dan Kepala BKKBN Pusat Sigit Priohutomo kepada Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Setdaprov Riau H Ahmad Syah Harrofie, di Grand Sheraton Hotel, Jakarta, Jumat (23/12). Didampingi Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdukcapildalduk-KB) Provinsi Riau Andra Sjafril.

   Kepala BKKBN Sigit Priohutomo mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan upaya promosi, sosialisasi, dan komunikasi, informasi dan edukasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga kepada masyarakat. Adanya penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada semua pihak.

Sigit berharap ajang penghargaan ini membuat kalangan media mempromosikan nilai-nilai keluarga kecil yang harmonis. Menggalakkan pentingnya merencanakan apapun dalam setiap aspek kehidupan pribadi, keluarga, maupun sosial.

Ahmad Syah mengatakan, Program KKBPK di Bumi Lancang Kuning dengan penghargaan Anugerah Kencana merupakan pertama kalinya bagi Pemprov Riau. Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat sebagai perwujudan dari Nawacita Nomor 3, 5 dan 8 yaitu Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan, kemudian Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia dan Melakukan Revolusi Karakter Bangsa.

   Selain itu, komitmen pemerintah daerah agar serius  dalam penanggulangan stunting di daerah dan agar melakukan antisipasi akan adanya bonus demografi pada 2030. Dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan kepada 29 kabupaten/kota, di mana Kota Pekanbaru salah satunya yang diberikan pariwara mitra keluarga.


“Tentu penghargaan ini sebagai apresiasi serta motivasi atas usaha yang telah dilakukan Pemprov Riau melalui OPD Dinas Dukcapildalduk dan KB Provinsi Riau, Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, OPD Pengendalian Penduduk di kabupaten/kota dan pemangku kepentingan terkait yang telah bahu membahu dalam Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga ini,” paparnya.

Kemudian di tempat terpisah, Gubri Wan Thamrin Hasyim juga memberi apresiasi atas kerja sama yang selama ini dilakukan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta organisasi profesi. Ia juga mengajak agar jangan lupa peran PKK yang cukup besar yang telah bersinergi dengan lintas sektor terkait dan segenap elemen yang ada di masyarakat untuk meningkatkan Kesejateraan masyarakat yang dimulai dari keluarga.

“Semoga tahun-tahun mendatang kerja sama yang telah dibangun tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan,” harapnya.

Dukungan Optimal Provinsi Riau dibuktikan dengan telah memasukkan Program KKBPK ke dalam RPJMD Provinsi Riau dan juga telah diterbitkannya Peraturan Gubernur Riau Nomor 62 tahun 2017 tentang Ketahanan Keluarga .

Sementara itu, Andra Sjafril mengaku sangat bersyukur karena penghargaan ini baru pertama kali diterima dan satu-satunya provinsi di Indonesia wilayah barat yang menerima Anugerah Kencana pada 2018. Selain itu juga ada beragam penghargaan lain yang diperoleh kabupaten/kota di Riau.

“Tentu kita tidak boleh terlena, karena beberapa indikator capaian yang masih harus jadi perhatian dan kerja keras dan kerja cerdas karena indikator-indikator output yang tidak lebih baik dari angka nasional seperti laju pertumbuhan penduduk Provinsi Riau tahun 2015 – 2020 yang cukup tinggi yaitu 2,36 persen di bawah nasional 1,19 persen,” paparnya.

Angka tersebut menempatkan Riau berada pada urutan nomor 3, setelah Kepulauan Riau dan Papua Barat. Kemudian angka pemakaian kontrasepsi dari hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) sebesar 60,3 persen dengan nasional 63,6 persen.  “Semoga dengan dukungan semua pihak melalui Program KKBPK yang komprehensif dapat meningkatkan kualitas keluarga yang berkarakter guna mewujudkan keluarga sejahtera di Bumi Lancang Kuning,” harapnya.

Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT berterima kasih atas apresiasi atas penghargaan Anugrah Kencana 2018. Baginya anugerah ini sejalan dengan visi Kota Pekanbaru membangun smart city madani.

Maka ia mengajak seluruh elemen masyarakat dalam membangun masyarakat madani atau masyarakat yang berkualitas.(egp/eca)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook