Belum Ada Upaya Perbaikan
Jalan Alternatif ke Rumbai Nyaris Putus
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:27 WIB > Dibaca 537 kali Print | Komentar
Jalan Alternatif ke Rumbai Nyaris Putus
BELUM DIPERBAIKI: Kondisi Jalan Palas Mekar, Kelurahan Sri Meranti yang nyaris putus, sampai saat ini belum ada upaya perbaikan dari instansi terkait. Padahal jalan ini merupakan jalan lintas menuju ke Rumbai Pesisir dari arah Jalan Siak 2, Sabtu (15/12/2018). ABU KASIM/RIAU POS
RUMBAI (RIAUPOS.CO) -  Kondisi Jalan Palas Mekar, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai yang menjadi salah satu jalan alternatif  dari arah Jalan Siak 2 menuju wilayah Rumbai dan Rumbai Pesisir kondisinya sangat memprihatinkan dan nyaris putus.

Pantauan di lapangan Sabtu sore (15/12) lubang menganga berdiamter 2 meter dengan kedalaman hampir dua meter sudah memakan badan jalan dan kendaraan yang melintas di sana harus ekstra hati-hati. Karena kondisi jalan yang sempit jika tidak hati-hati bakal terperosok ke dalam jurang.

‘’Kondisi ini sudah lama terjadi, bahkan sudah hampir 2 bulan dan sekarang lubangnya tambah dalam dan lebar. Bahkan sudah hampir memakan separuh badan jalan,’’ ujar Andi salah seorang warga yang melintas di jalan tersebut.

Ia menyebutkan, sejak adanya lubang menganga ini belum ada upaya perbaikan dari pemerintah. Padahal kalau sampai jalan ini putus maka akan menghambat akses jalan masyarakat menuju ke Rumbai Pesisir maupun sebaliknya.

Mualim warga yang lain juga mengaku khawatir dengan kondisi jalan berlubang dan tergerus oleh air hujan. Warga mengharapkan, ada perbaikan segara dari pemerintah, sebelum jalan ini benar-benar putus.

‘’Kami mengharapkan ada perbaikan segara dari pemerintah, karena ini jalan alternative yang sangat dekat menuju ke Umban Sari Rumbai. Jika putus maka kami harus berputar ke Simpang Bingung menuju ke arah Rumbai,’’ ujarnya.

Jalan Garuda Sakti   Diperbaiki

Jalan Garuda Sakti Kilometer Tiga, Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan yang rusak akibat genangan air akhirnya diperbaiki.
Pantauan Riau Pos, para petugas terkait mengerahkan alat berat serta memberikan pasir di kawasan itu. meskipun demikian, banyak kendaraan roda empat yang mogok serta kendaraan sepedamotor yang terjebak.

Ilyas, warga setempat mengatakan,  genangan air masih terus mengalir akibat tidak adanya dranaise. “Sebaiknya dranaise yang harus diperbaiki terlebih dahulu,” ujarnya.

Sebelumnya jalan tersebut semakin parah. Lubang yang dalam kini digenangi air dan membuat pengendara banyak yang terjebak yang akhirnya terperosok.

Kondisi tersebut tentu menjadi sangat mengerikan jika saja pengendara yang jatuh terperosok ke lubang besar tersebut.

Seperti halnya truk yang selalu silih berganti melintasi jalan tersebut, maka ini perlu waspada karena Jalan Garuda Sakti laksana jalur maut di Kota Pekanbaru.

Kondisi jalan seperti ini menyebabkan kendaran menjadi kesulitan melintas. Tak jarang, para pengendara roda dua maupun roda empat mengalami mogok saat masuk ke dalam lubang tengah jalan yang tergenang air dan berbuntut pada kemacetan.

Warga lainnya, Gilang mengatakan, kondisi jalan yang rusak parah ini sudah berlangsung selama dua bulan lebih. Terlebih saat musim hujan tingkat kecelakaannya semakin meningkat.

“Sudah tiga kali mobil di sini terpesok ke dalam lubang,” katanya.(ksm/man)


KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Empat Gedung untuk Pelayanan Publik

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:45 WIB

Masih Ditemukan Wajib Pajak Tak Jujur

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:40 WIB

4.800 Imam Masjid Diberi Insentif

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:35 WIB

Jalan di Bawah Flyover SKA Segera Dibuka

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:30 WIB

PPDB Masih Sistem Zonasi

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us