JALAN GARUDA SAKTI

Truk Tonase Besar "Berjatuhan"

Pekanbaru | Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:39 WIB

Truk Tonase Besar  "Berjatuhan"
TERPEROSOK: Warga menyaksikan sebuah truk yang terperosok dalam lubang di Jalan Garuda Sakti, Tampan, Jumat (14/12/2018).

(RIAUPOS.CO) - JALAN Garuda Sakti, Kecamatan Tampan kembali rusak parah. Lubang besar dan dalam di kilometer 1,5 telah banyak menyebabkan truk bertonase besar ‘’berjatuhan’’ atau terperosok.

Jumat (14/12), sebuah truk bertonase besar dengan nomor plat BK 8359 CB dari Medan terpuruk di Jalan Garuda Sakti sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah mengerahkan dua unit alat berat dan dibantu ditarik dengan tali oleh truk bertonase lainnya, barulah sekitar pukul 15.30 WIB, truk pengangkut minuman tersebut bisa dikeluarkan dari lubang.

Upaya mengeluarkan truk tersebut menarik perhatianwarga sekitar. Kemacetan panjang pun terjadi. Banyak warga yang mengabadikan peristiwa itu dengan mengambil foto dan menyebarkannya melalui media sosial.

Menurut warga sekitar, sudah banyak truk bertonase besar yang jatuh atau terpuruk di lubang yang sama di jalan lintas tersebut. Diperkirakan kedalaman lubang mencapai selutut orang dewasa  atau sekitar 50 centimeter. Sehingga jika salah satu ban kendaraan masuk ke dalam lubang, akan sulit untuk keluar.

Kerusakan jalan tersebut semakin parah karena jalan sering digenangi air. Lubang di jalan semakin dalam dan lebar.

Amin (30), seorang pengendara menyebut, kondisi jalan yang rusak tersebut sudah sejak lama. Namun sekarang yang paling parah. Hal ini disebabkan karena air karena hujan yang mengguyur beberapa hari belakangan.

“Kami harapkan kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan itu. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata dia, kemarin.

Warga sekitar Gilang mengaku kondisi jalan yang rusak parah ini sudah berlangsung selama dua bulan lebih. Terlebih saat musim hujan tingkat kecelakaannya semakin meningkat.

“Sudah tiga kali mobil di sini terperosok ke dalam lubang itu. Mungkin penahannya nggak kuat,” katanya.

Meski sudah sering dikeluhkan dan viral di dunia medsos, namun perbaikan belum dilakukan pemerintah. Hal ini cukup mengecewakan warga.

“Kami mana mau tahu soal kewenangan yang bertanggung jawab dengan jalan rusak ini pemerintah ini, jalan rusak itu pemerintah itu. Kami hanya mau jalan rusak cepat diperbaiki. Titik,” kata seorang warga Jalan Garuda Sakti Ayu, Jumat (14/12).

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Sebab, jalan tersebut adalah jalan nasional. Sehingga kewenangan pembangunan dan perbaikannya ada di pusat.

“Kami sudah koordinasi dengan Satker P2JN (Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional),” kata Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Riau, Yunnan Haris, Jumat petang.

Dia menjelaskan, Jalan Garuda Sakti tersebut adalah jalan nasional. Sehingga, Pemprov Riau tak bisa berbuat apa-apa jika jalan tersebut rusak.

“Ini kewenangan nasional, perbaikan dan pembangunannya menggunakan APBN,” kata dia.






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU