Atribut Demokrat Dirusak
SBY Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:55 WIB > Dibaca 2701 kali Print | Komentar
SBY Merasa Diperlakukan Tidak Adil
TINJAU: Ketua Umum DPP Demokrat SBY saat meninjau baliho yang diduga dirusak OTK di jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018).Afiat Ananda/Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Sabtu (15/12). Ketua Umum Partai Demokrat itu mengaku sedih dan merasa sudah diperlakukan tidak adil. Bahkan dirinya sempat menyinggung bahwa dirinya sedang tidak berkompetisi dengan Presiden Jokowi. 

"Saya ini bukan Capres. Saya tidak berkomptesi dengan Bapak Presiden Jokowi. Saya sebagai pemimpin Demokrat berikhtiar berjuang dengan cara baik. Sesuai dengan konstitusi dan undang-undang. Tapi kenyataan ini yang kami dapatkan," ucap SBY saat meninjau atribut yang telah dirusak.

Ia menceritakan peristiwa perusakan atribut PD itu berawal dari laporan Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan, Sabtu (15/12) dinihari. Namun saat menerima laporan dirinya tidak langsung percaya. Ia meminta Hinca agar mengkroscek secara baik. Karena dirinya tau persis karakter masyarakat Riau yang sangat santun dan penuh toleransi 

Setelah itu, Hinca melaporkan kembali bahwa perusakan itu benar terjadi setelah turun langsung ke lapangan dinihari. Mendapati itu, SBY masih berpikiran positif. Hingga akhirnya pagi hari SBY datang dan menyaksikan langsung. Bahkan dirinya menyusuri sepanjang Jalan Sudirman dengan berjalan kaki.

"Bukan hoaks. Bukan fitnah. Saya ingin menyaksikan sendiri, supaya saya tidak mendapat laporan yang keliru. Panjang jalan memang. Dengan hati yang sedih saya menyaksikan hampir semua atribut demokrat dirusak, dicabut, bahkan dipotong-potong dibuang ke parit dan di buang ke jalan," ungkapnya.

Menyaksikan hal itu dengan mata kepala sendiri, dirinya sempat bertanya dalam hati."Apakah karakter masyarakat Riau sudah berubah? Karena 10 tahun saya memimpin saya mengenal karakter saudara kami masyarakat Riau. Saling menghormati menghargai apapun perbedaan," sambungnya.(nda)
KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Supermoon Bakal Terjadi 3 Kali

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:44 WIB

BKPM Siap Bekukan Izin VFS Tasheel Indonesia

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:41 WIB

Bupati Temui Kemenristek Dikti

Senin, 21 Januari 2019 - 11:05 WIB

Caesar Dicurigai Ada Kecurangan

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Supermoon, Waspada Pasang Maksimum Air Laut

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us