Jarang Cetak Gol, Malah Jadi Pemain Terbaik

Olahraga | Rabu, 12 Desember 2018 - 14:00 WIB

Jarang Cetak Gol, Malah Jadi Pemain Terbaik
TERBAIK: Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand terpilih sebagai pemain terbaik Liga 1 2018 (JPNN)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand mengaku kaget usai mendapat penghargaan pemain terbaik Liga 1 2018. Sejak awal bergabung dengan Persija, dia sedikitpun tidak pernah menduga akan menyabet penghargaan bergengsi ini.

Dalam pemilihan, Rohit mengalahkan Wiljan Pluim (PSM Makassar) dan David Da Silva (Persebaya Surabaya). Dia dinilai memiliki peran penting dalam keberhasilan Persija menjuarai Liga 1 2018.
“Saya adalah pemain dalam tim. Saya bukan pemain individualistis. Jadi, saya tak terlalu ekspetasi dengan gelar ini sebelumnya,” ungkap Rohit kepada wartawan.

“Bisa lihat statistik saya. Saya tak cetak banyak gol, assist juga tak terlalu banyak. Saya sungguh gak menyangka. Tapi karena saya bisa dapat, ya saya senang,” tambahnya.

Di Liga 1 musim ini, Rohit bermain dalam 31 pertandingan. Dari kesempatannya itu, dia mencetak tiga gol dan membuat dua assist.

Rohit Chand menjadi pemain asing asal Benua Asia pertama yang memperoleh gelar best player di Liga Indonesia. Baginya ini merupakan pencapaian individu kedua, karena sebelumnya dia pernah menjadi gelandang terbaik di Liga Nepal tahun 2010-2011 lalu.

Di sisi lain, Persija Jakarta baru saja menjuarai Liga 1 2018,  namun sudah ancang-ancang untuk musim depan. Mereka bahkan siap untuk mendatangkan pemain-pemain bintang demi menyesuaikan target.
Seperti diketahui, musim ini Macan Kemayoran, julukan Persija, sejatinya sudah diisi oleh pemain-pemain yang cukup mumpuni. Faktanya, dengan pemain saat ini mereka berhasil menjadi kampiun liga setelah 17 tahun lamanya menanti.

Seperti diketahui, pada Liga 1 2018 sebenarnya Persija hanya ditargetkan untuk finis di tiga besar. Namun, mereka berhasil melebihi target dengan meraih gelar juara. Tentu, akan ada target tinggi pada musim depan yang akan dibarengi dengan pemain-pemain yang lebih berkualitas.

“Targetnya beda. Pasti kualitasnya juga beda. Kalau target tetap, ya tetap. Target kan berbeda,” ungkap Dirut Persija, Gede Widiade, kepada wartawan.

Gede menyebut saat ini Macan Kemayoran masih belum bisa membeberkan pemain incarannya. Sebab, mereka belum melakukan evaluasi secara penuh. “Kalau targetnya berbeda, berarti kami cari (pemain) kualitas yang lebih bagus dari yang sekarang,” tandas Gede.(ies/ksm)

(Laporan JPNN, Jakarta)



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU